Kantor Imigrasi

Jembatan Sungai Alalak Penuh Sampah, Kadis DLH; Tanyakan ke Pengelola, Jangan Salahkan Kami

  • Bagikan
SAMPAH - Jembatan Sungai Alalak di Kota Banjarmasin, Kalsel ini sudah mulai dipenuhi sampah, Kendati jembatan ini baru dibuka, bahkan belum diresmikan. (foto: istimewa)
SAMPAH - Jembatan Sungai Alalak di Kota Banjarmasin, Kalsel ini sudah mulai dipenuhi sampah, Kendati jembatan ini baru dibuka, bahkan belum diresmikan. (foto: istimewa)

Belum diresmikan, Jembatan Sungai Alalak atau yang dikenal Jembatan Basit di Kecamatan Alalak, Kota Banjarmasin, Kalsel kini sudah penuh dengan sampah di sepanjang ruas jalan jembatan.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Menanggapi sampah yang berhamburan di kawasan Jembatan Sungai Alalak, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Muhyar menegaskan, persoalan sampah di kawasan Jembatan Sungai Alalak itu mestinya lebih tepat ditanyakan kepada pengelola jembatan.

“Tanya saja kepada pihak pengelola jembatan, mengapa tidak ditaruh bak sampah di jembatan itu, tidak bisa menyalahkan kami,”  cetusnya.

Namun, pihaknya siap membantu jika hanya sebatas kewenangan, akan tetapi menyalahkan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui DLH adalah kurang pas.

Menurut Muhyar, jauh hari pihak pengelola seharusnya memikirkan, ketika jembatan itu dibuka berpotensi penumpukan sampah, maka harus disiapkan bak sampah.

“Kalau bak sampah itu ditaruh di sepanjang jembatan apakah tidak merusak estetika jembatan itu sendiri, mestinya dipikirkan lebih awal, gimana seperti itu,” terangnya.

Dikatakan Muhyar, pihak pelaksana pembangunan jembatan seyogianya lebih awal memprediksi dan membicarakan soal potensi-potensi yang dapat merusak keindahan dan kebersihan jembatan magnet wisata itu.

“Namun kami tetap sebatas kemampuan di wilayah Kota Banjarmasin, karena wilayah sebelah sana kan Batola,” ucapnya.

Kemudian sambungnya, entah nanti pakai kendaraan roda tiga, petugas lapangan akan melakukan pengontrolan.

Dirinya mengimbau kepada pengunjung, khususnya warga Kota Banjarmasin agar bersama – sama menjaga kebersihan Jembatan Sungai Alalak.

“Kan jembatan itu indah, bersih maka kita pun bisa menikmatinya, merupakan kebanggaan kita semua,” katanya.

Ditambahkan, kalau bisa bawa kantong pelastik untuk memuat sampah bekas makan sendiri.

“Untuk para pedagang juga harus memperhatikan sampah, jangan asal buang ditinggal begitu saja,” tandasnya.

Banyaknya kendaraan menuju ke jembatan, kemacetan pun terjadi diakibatkan banyaknya warga yang memadati jembatan.

Sayangnya, kesadaran warga untuk menjaga kebersihan masih rendah.  Sampah-sampah bekas makanan dibuang seenaknya.(yon/sir)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *