oleh

Jebolnya Embung Tirawan Berdampak pada 4 Ribu Pelanggan Air, PDAM Lakukan Perbaikan Darurat

KOTABARU, KORANBANJAR.NET Jebolnya embung di Desa Tirawan, Kotabaru, akibat airnya yang meluap karena hujan deras yang mengguyur wilayah Kotabaru sejak subuh Sabtu (8/6/2019), hingga sore harinya, berdampak pada terhambatnya pelayanan air bersih terhadap empat ribu pelanggan PDAM Kotabaru di lima desa setempat.

Hal itu membuat pihak PDAM Kotabaru harus segera memperbaiki kerusakan terhadap jebolnya embung yang menjadi salah satu sumber ketersediaan air baku PDAM Kotabaru itu.

“Pada hari Minggu (9 Juni) lalu, kami beserta Balai Wilayah Sungai II sudah meninjau lokasi bendungan di Desa Tirawan yang jebol untuk penanggulangan sementara,” kata Kepala Bagian (Kabag) Teknik PDAM Kotabaru, Syarian Wahyudi, dalam jumpa persnya, di ruang kantor PDAM Kotabaru, Selasa (11/6/2019).

Penanggulangan sementara yang dilakukan, jelas Syahrian, saat ini pihaknya sudah menyiapkan material untuk bahan perbaikan embung.

“Penanggulangan yang dilakukan saat ini bersifat darurat. Nantinya di tahun 2020 baru akan dilaksanakan perbaikan permanen,” jelasnya.

Lebih lanjut diterangkan Syahrian, perbaikan sementara tersebut dilakukan dengan cara beronjong dan menimbun pasir dengan karung yang kemudian ditutupi tanah setinggi empat meter. “Materialnya sudah tersedia dan lengkap di lokasi, jadi tinggal menunggu pemasangan di lapangan saja,” tuturnya.

Disinggung mengenai pembukaan pintu bendungan pada embung, Syahrian mengatakan sudah dibuka dengan debit air 2,1/2 kali lipat dari biasanya. “Jadi untuk buka-tutup pintu sudah sesuai dari SOP PDAM, sedangkan untuk analisa dari diologi memang sudah ada sebagaimana desain perencanaan pembuatan dari SDA kabupaten,” ucapanya. (cah/dny)

Komentar

Berita Terkini