,

Jazilul Fawaid; Presiden Jokowi Usulkan Calon Tunggal Kapolri

oleh -313 views
Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo masuk dalam bursa pemilihan Kapolri. (foto:internet)
Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo masuk dalam bursa pemilihan Kapolri. (foto:internet)

Terkait usulan calon Kapolri, dari lima nama yang direkomendasikan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pengganti Jenderal Idham Azis, Presiden Jokowi mengusulkan calon tunggal, Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo.

JAKARTA, koranbanjar.net – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memilih Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo, menjadi calon tunggal Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), untuk diusulkan.

Rumah di jual di Martapura

Jasa Interior di Kalimantan Selatan

“Insya Allah satu nama. Pak Listyo Sigit Prabowo calon kuat dan pantas,” ujar Jazilul dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (11/1/2021).

Namun begitu, Wakil Ketua MPR RI itu mengaku pernyataannya tersebut tidak bermaksud untuk mendahului takdir Tuhan atau ketentuan Presiden.

“Sekali lagi, saya menyampaikan ini tanpa bermaksud mendahului takdir Allah dan ketentuan Presiden,” katanya. Dia pun menyatakan DPR belum menerima surat presiden (surpres) terkait pergantian calon Kapolri hingga saat ini. Jazilul memprediksi surpres tersebut baru akan dikirimkan Jokowi ke DPR pada Rabu Wage, berdasarkan penanggalan Jawa, atau 13 Januari.

Menurutnya, Rabu Wage merupakan waktu yang baik dalam perhitungan budaya Jawa.

Baca Juga : https://koranbanjar.net/penunjukkan-kapolri-hak-prerogatif-presiden/

“Rabu Wage lebih bagus hitungannya, neptunya sebelas. Hitungannya Rabu angkanya tujuh dan Wage angkanya empat dijumlah jadi neptunya angka 11. Itu ilmu Jawa, ilmu titen namanya bersumber dari kebiasaan alam dan manusia,” kata Wakil Ketua Umum PKB itu.

Senada, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan lembaganya belum menerima surpres dari Jokowi terkait calon Kapolri hingga Senin (11/1/2021).

“Sampai hari ini, DPR belum menerima surat dari presiden mengenai calon kapolri,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (11/1/2021).

Dia menyatakan DPR dalam posisi menunggu surpres terkait calon kapolri tersebut saat ini. Menurutnya, DPR akan memproses surpres sesuai mekanisme yang berlaku bila sudah diserahkan Jokowi.

Baca Juga : https://koranbanjar.net/komisi-iii-ingatkan-soal-mekanisme-penunjukkan-kapolri/

Dasco pun menegaskan pihaknya meyakini Jokowi akan mempertimbangkan masa purna tugas Idham yang jatuh pada 25 Januari 2021.

“Itu ada aturannya berapa hari. Tentunya, surat tersbeut akan datang sebelum masa batas jatuh temponya, mari kita tunggu saja,” ucap Dasco

Jazilul Fawaid
Jazilul Fawaid

Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan bahwa Kompolnas mengusulkan lima nama jenderal bintang tiga alias berpangkat komisaris jenderal (komjen) ke Jokowi sebagai pengganti Idham.

Selain Listyo, empat polisi berpangkat komjen yang diusulkan Kompolnas adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, serta Kalemdikpol Komjen Arief Sulistyanto.(cnnindonesia/sir)

 

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *