Isra Miraj dan Haul Guru Sekumpul di Kubah Datu Daha

Wabup Hulu Sungai Selatan Syamsuri Arsyad hadiri peringatan Hari Besar Islam dan Haul Guru Sekumpul di Daha Barat, Selasa (8/2/2022). (Sumber Foto: Kominfo Hulu Sungai Selatan/koranbanjar.net)

Meski kondisi perairan Daha saat ini masih terbilang cukup dalam, tidak mengurangi semangat Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad SAP MA untuk ikut memperingati Isra Miraj dan Haul Abah Guru Sekumpul (KH M Zaini Ghani), berbaur dengan masyarakat Desa Bajayau Tengah, terletak di sisi selatan Kecamatan Daha Barat, Selasa (8/2/2022).

HULUSUNGAISELATAN,koranbanjar.net –Dengan menaiki speedboat Dinas Perhubungan, Syamsuri Arsyad meluncur dari dermaga Tumbukan Banyu menyusuri aliran Sungai Nagara, untuk mengikuti kegiatan Peringatan Isra Miraj Nabi Besar Muhammad SAW warga Bajayau Tengah.

Sekaligus dirangkai dalam moment Haul ke 17 Abah Guru Sekumpul, dilaksanakan di depan Kubah Datu Daha, Desa Bajayau Tengah.

Ustadz Ahmad Sirajuddin selaku Ketua Panitia Pelaksana menyatakan bahwa acara ini dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat, dan mengucapkan terima kasih atas sumbangsih warga semuanya.

Wabup Syamsuri Arsyad, saat sambutannya menyampaikan terima kasih karena sudah diundang hadir, sekaligus menyampaikan salam dari Bupati HSS H Achmad Fikry yang belum bisa berhadir.

“Kami mohon maaf bahwa jalan ke Daha Barat sampai saat ini belum bisa diperbaiki, karena masih dalam kondisi terendam air. Insya Allah, selepas ini usai akan segera kita tindak lanjuti,” ucapnya.

Karena ini merupakan kepentingan yang sangat diperlukan oleh masyarakat. Kami berharap warga Daha Barat bisa bersabar, karena dananya sudah kita siapkan sekitar Rp2 miliar dan juga sudah kita koordinasikan dengan Dinas PUTR.

Wakil Bupati juga tak lupa mengingatkan bagi warga untuk tetap waspada dengan wabah Covid-19 yang saat ini masih berkembang.

Walaupun di HSS baru ada 4 orang pasien yang dirawat namun jangan sampai membuat terlena. Pria yang sering disapa Ka Cho’e ini juga memberikan kabar gembira bagi warga Daha, yang menderita gagal ginjal atau yang melakukan cuci darah rutin, sekarang ini tidak perlu lagi ke Kandangan, karena fasilitas cuci darah sudah dihadirkan oleh Pemkab HSS di RS. Daha Sejahtera.

Sementara itu acara tausyiah diisi oleh Al-Mukarram TGH Hasanuddin bin TGH Badaruddin, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Martapura.

“Iman itu bisa berkurang dan bisa bertambah. Bertambahnya iman itu karena ibadah, dan berkurangnya iman karena maksiat. Semua tinggal niat dan keinginan kita” pesannya kepada para jamaah.

Sehubungan dengan Haul Abah Guru Sekumpul, Guru Hasanuddin panggilan akrab TGH Hasanuddin berpesan agar hati-hati zaman sekarang karena banyak yang mengaku wali.

“Ciri utama para wali itu adalah taat kepada Allah, selalu takut dan malu kepada Allah. Serta yang paling terlihat adalah selalu husnudzan kepada seluruh makhluk. Dan yang paling penting, tidak ada wali yang meninggalkan perintah Allah. Jangan sampai salah dalam memilih guru dalam belajar ilmu agama” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Camat Daha Barat, Ahmad Yani, S.Sis, Sekretaris Bapelitbangda, Kusairi, SSos, MIP yang juga mantan Camat Daha Barat, Perwakilan Polsek, Ketua MUI Kecamatan Daha Barat, para alim ulama dan jamaah.

Acara sendiri dilaksanakan mulai pukul 10.00 Wita dan usai saat sholat dzuhur tiba. (kominfohss/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *