oleh

Ini Kontribusi PPNI yang Diharapkan Jaya

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Wakil Walikota Banjarbaru, H. Darmawan Jaya Setiawan menghadiri sekaligus membuka secara resmi Seminar Keperawatan dan Pelantikan anggota Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Banjarbaru, Rabu (04/07) di Gedung Bina Satria, Banjarbaru.

Jaya menyampaikan ucapan selamat kepada anggota DPD PPNI yang dilantik hari ini dan diberi amanah untuk menjadi Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Banjarbaru periode 2018-2023.

“Saya juga mengingatkan agar sumpah yang telah saudara ucapkan harus selalu di ingat dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya saat bertugas dan diharapkan juga saudara-saudara dapat meningkatkan kontribusinya sebagai garda terdepan dalam upaya pembinaan keperawatan di unit kerjanya masing-masing, serta mampu memberdayakan seluruh anggota PPNI di Kota Banjarbaru dalam pembangunan di bidang kesehatan di daerah kita ini,” ujarnya.

Keperawatan, lanjut Jaya, adalah kegiatan pemberian pelayanan secara mandiri maupun kolaborasi kepada individu, keluarga, masyarakat pada semua kondisi yang meliputi promosi kesehatan, pencegahan penyakit, perawatan orang sakit yang mengalami kecacatan dan persiapan menghadapi kematian serta rehabilitasi pasca sakit agar mencapai derajat hidup yang optimal.

“Tanpa kehadiran perawat, mustahil berbagai pelayanan kesehatan ini bisa berjalan optimal. Oleh karenanya, dukungan pemerintah, baik pusat maupun daerah sangat diperlukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di bidang keperawatan,” ucapnya.

Selain itu, dikatakan Jaya bahwa praktik mandiri keperawatan juga dapat meningkatkan pendapatan dan keseahteraan para perawat dan tenaga kesehatan sehingga beban ekonomi perawat yang menjalankan praktik menurun.

“Saat ini, praktik keperawatan mandiri sangat diperlukan, mengingat semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan bersih dalam upaya menjaga kualitas kesehatan. Dengan praktik mandiri keperawatan, masyarakat akan semakin dipermudah menaatkan akses layanan kesehatan dan tindakan keperawatan, antara lain perawatan bayi baru lahir, perawatan lansia, pendampingan tumbuh kembang anak, dan perawatan luka,” jelasnya.

Jaya juga menambahkan, perkembangan praktik mandiri keperawatan merupakan hal yang sangat penting untuk dikaji, karena saat ini perawat di indonesia membutuhkan contoh nyata bagaimana mendirikan dan mengembangkan praktik mandiri keperawatan sesuai dengan ketentuan. Layanan keperawatan merupakan pelayanan kesehatan dan diharuskan untuk lebih profesional dalam melayani masyarakat karena perawat adalah salah satu pelaku dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Selamat berseminar. Semoga dapat membawa manfaat banyak bagi kemajuan daerah dan masyarakat di daerah kita ini ke depan,” tutupnya.(ana)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: