Hulu Sungai Selatan Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana Alam

  • Bagikan
Bupati Hulu Sungai Selatan Achmad Fikry memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana alam, Senin (22/11/2021). (Sumber Foto: Kominfo Hulu Sungai Selatan/koranbanjar.net)

Dalam upaya kesiapsiaagan menghadapi bencana alam, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana banjir, tanah longsor dan angin puting beliung bertempat di Aula Rakat Mufakat Setda HSS, Senin (22/11/2021)

HULUSUNGAISELATAN,koranbanjar.net – Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Bupati HSS Drs H Achmad Fikry MAP didampingi Sekretaris Daerah HSS Drs H Muhammad Noor MAP dan dihadiri oleh pimpinan perangkat daerah HSS, TNI dan Polri.

Ditemui usai acara, Sekretaris Daerah HSS Muhammad Noor menyampaikan, pihaknya akan melakukan segala persiapan untuk mengatasi segala kemungkinan bencana yang terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

“Alhamdulillah hari ini semua perangkat daerah yang terlibat menyatakan kesiapan untuk penanganan bencana kedepannya kalau terjadi di HSS baik itu dari Dinas PU, Perkim dan Relawan menyatakan kesiapan,” ungkap dia.

Ke depannya, kemudian dalam penanganan jangka panjang tadi ada program  telah disampaikan oleh Bupati akan menangani lereng gunung di arah Loksado yang sering digunakan untuk penanaman itu akan kita lakukan pendekatan dengan program.

“Nantinya agar tanah itu tidak tergerus lagi karena dibakar dan apabila hujan akan terjadi longsor. Kita imbau masyarakat. Kemudian dari Pertanian kita akan masuk mengintervensi penanaman pohon yang produktif. Itulah hal-hal yang kami siapkan untuk jangka panjang,” ucap Sekda

Sekda HSS juga menambahkan, antisipasi bencana gunanya untuk mencegah jatuh korban jiwa dan dapat meminimalisir korban harta benda. Antisipasi bencana juga perlu agar tidak kalang kabut ketika terjadinya bencana.

“Untuk penanganan raba yang menutup sungai juga jadi pemikiran kita dalam jangka panjang. Kita memikirkan yakni kontribusi desa dari anak sungai yang mengarah ke sungai besar itu ditangani,” imbuhnya.

Kemudian, untuk anak sungai yang menjadi kewenangan balai itu akan koordinasikan dengan balai. Mudah-mudahan tidak terjadi bencana di Kabupaten Hulu Sungai Selatan walaupun terjadi juga insyaallah selalu siap dalam menghadapinya.

Sementara itu, Kepala BPBD HSS H Syamsudin SIP berpesan agar masyarakat selalu waspada terhadap bencana alam mengingat beberapa hari terakhir intensitas curah hujan cukup tinggi.

Masyarakat di HSS khususnya untuk masyarakat di daerah bantaran sungai apabila ada curah hujan yang cukup tinggi dan intensitas lumayan lebat dan hujan lebih dari 1 jam dengan jarak pandang tidak lebih dari 30 meter, diharapkan untuk waspada sedini mungkin.

“Kalau bisa mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman baik itu keluarganya dan barang-barang berharga sehingga tidak berkemungkinan akan terjadinya luapan air cukup cepat,” ujarnya.

Warga yang ada di permukiman yang mempunyai drainase yang apabila ada penyumbatan agar dilakukan gotong royong untuk pembersihan karena berkemungkinan apabila ada air masuk maka air yang keluar akan lambat.

“Sehingga ketika di sungai air sudah turun akan tetapi di sana masih terendam karena drainasenya tertutup,” harapnya. (kominfohulusungaiselatan/dya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *