MTQ Nasional Kalsel
Tak Berkategori  

HPS ke-38, Sejarah Baru Perkembangan Pangan di Kalsel

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Acara puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 yang dilaksanakan pada 18 sampai 21 Oktober 2018 besok, di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala (Batola), dan di kawasan perkantoran Setdaprov Kalsel, digandang-digandangkan akan berlangsung secara meriah.

Bagi masyarakat yang provinsinya merupakan provinsi tertua di Pulau Kalimantan ini, peringatan HPS ke-38 tentu akan terasa lebih menarik. Apalagi dalam acara puncaknya di Desa Jejangkit Muara nanti melibatkan kehadiran Presiden RI Joko Widodo, yang direncanakan akan melakukan panen perdana bersama segenap masyarakat Kalsel di persawahan HPS.

Selain Presiden RI, puluhan duta besar dari negara sahabat serta para peneliti pertanian dunia pun juga akan berhadir sebagai tamu undangan.

Provinsi Kalsel, khususnya Desa Jejangkit, kini mendunia karena dijadikan sebagai tempat pelaksanaan hari puncak HPS ke-38.

Bagi Kalsel sebagai tuan rumah, setidaknya 4.000 hektare lahan yang selama ini bak ‘raksasa sedang tidur’ telah dibangunkan untuk menjadi mediasi penanaman biji-biji padi.

Bahakn, perhelatan akbar yang dikomandani langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor ini, melibatkan semua elemen masyarakat dalam penanaman padi di persawahan HPS, entah itu ASN lingkup Pemprov Kalsel, kabupaten/atau di Kalsel, ibu-ibu PKK, jurnalis hingga pelajar SMP dan SMA.

Dengan telah dibukanya lahan seluas ribuan hektare itu, tentunya akan menjadi sejarah baru bagi perkembangan pangan di Provinsi Kalsel. Bisa jadi pula, kelak Kalsel menjadi salah satu provinsi penyangga ketahanan pangan nasional. (hmsprov/dny)