oleh

Gubernur Kalsel: Penghapusan Tenaga Kerja Honorer Meresahkan Masyarakat

BANJARMASIN, koranbanjar.net- Adanya rencana terkait penghapusan tenaga kerja honorer, dinilai Gubernur Kalimantan Selatan
H Sahbirin Noor meresahkan masyarakat dan simpang siur.

Pasalnya, kata dia, penghapusan tenaga honorer tersebut hanyalah sebatas rencana pemerintah dan belum bersifat pasti.

“Itukan hanya rencana saja, belum ada keputusan,” ujarnya saat ditemui disela acara pengukuhan pengurus IKA SMA Negeri 1 Banjarmasin, Sabtu (1/2/2020).

Ditanya kalau hal tersebut terjadi, ia belum tidak ingin mengomentari lebih jauh.

“Kita tidak bisa memberikan keputusan apapun, karena belum ada keputusan,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, jika pihaknya memberikan jawaban sebelum benar adanya, ia takut mem-booming-kan masyarakat.

“Malah bisa meresahkan masyarakat, nanti kalau keputusannya saja belum ada,” tandas dia.

Sebelumnya, rencana tersebut diungkapkan oleh Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, yakni akan menghapus tenaga honorer di seluruh instansi baik pusat maupun daerah.

Dikatakan, rencana tersebut ditargetkan rampung pada 2021. (ags/dya)

Komentar

Jangan Lewatkan