Banjar  

Gotong Royong Basmi Tikus di Desa Tambak Anyar Kecamatan Martapura Timur

Pembasmian hama tikus di Desa Tambak Anyar Kecamatan Martapura Timur, Selasa (20/5/2024). (Sumber Foto: Erick/koranbanjar.net)

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Warga Bersatu, bersama sama bergotong royong membasmi tikus, dalam kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus di Kecamatan Martapura Timur, Selasa 21/5/2024.

BANJAR,koranbanjar.net – Dengan dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Badan Pengawas Pertanian (BPP) Kecamatan Martapura Timur, dan Pemerintahan Desa Tambak Anyar, petani bergotong royong membasmi hama tikus di lahan pertanian mereka.

Kegiatan ini rutin dilaksanakan untuk mengurangi populasi berkembang biak tikus, karena tikus merupakan hewan pengerat yang bisa merusak padi para petani.

Dalam acara gerakan pengendalian hama tikus, hadir anggota dari BPP Kecamatan Martapura Timur, pembakal (Kepala Desa) Tambak Anyar, dan juga perwakilan dari Dinas Pertanian.

Dalam kegiatan acara, Kasi Dampak Perubahan Iklim Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Ramdani, dengan tegas mendukung penuh kegiatan warga untuk mengurangi hama tikus.

“Dukungan dari kami kepada warga untuk membasmi tikus di wilayahnya, kami juga memberi bantuan kepada warga berupa racun tikus agar tikus bisa berkurang sehingga bisa mengurangi perkembangan biakan tikus,” jelasnya.

Selain itu, ia juga berharap kepada warga untuk bergabung dengan asuransi usaha tani padi (AUTP) itu bentuk kerjasama dari pemerintah pusat dengan Departemen Pertanian untuk melindungi lahan terdampak kekeringan, serangan hama penyakit ,dan kebanjiran.

Bentuk bantuan berupa premi dari pemerintah pusat, pendaftaran asuransi gratis untuk petani yang berminat.

Karena hasil dari asuransi bisa Meringankan warga yang terdampak dari berbagai macam kerugian akibat bencana alam.

Senada yang disampaikan oleh Kasi Dampak Perubahan Iklim Kabupaten Banjar Ramdani, Koordinator BPP Martapura Timur Hj.Kasmawati mengharapkan dengan kegiatan ini bisa terkendali untuk hama tikus.

“Dengan pengendalian hama tikus kami harapkan di Desa Tambak Anyar, untuk hama tikus terkendali karena hama tikus tidak bisa dimusnahkan.

“Karena sepasang tikus setiap satu tahun bisa berkembang biak sekitar seribu lebih jadi tikus bisa dikendalikan dengan cara memberi racun yang diberikan bantuan dari dinas,” ucapnya.

Kepala Desa Tambak Anyar Afdaluddin sendiri bersyukur dengan kegiatan yang berlangsung hari ini.

Dengan adanya begarik (pengendalian) tikus untuk saat ini sangat berkurang karena tikus saat ini di masa kering menyebar, biasanya begarik tikus saat air naik sehingga mudah untuk memburunya.

“Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait untuk bantuan yang di berikan, sehingga bisa menanggulangi perkembang biakan tikus ke depannya,” tutup Afdaluddin. (mj-44/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *