Baznas

GERNAS BAKU Terus Disosialisasikan Mengingat Pentingnya Minat Baca pada Anak

  • Bagikan

BANJARBARU, koranbanjar.net –  Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Hj. Ririen Nadjmi Adhani menghadiri acara Rapat Rutin dan Outbound Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak Kanak (K3TK) sekaligus memberikan Sosialisasi GERNAS BAKU kepada K3TK, Kamis (15/03).

Acara bertempat di SD Alam, Jalan Golf Swargaloka RT 12 RW 001 Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru. Turut berhadir, Kasi PTK PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Nunuk Murdiyati S Pd, Ketua HIMPAUDI Kota Banjarbaru, Ketua K3TK Kota Banjarbaru dan Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak Kanak se Kota Banjarbaru.

Ketua K3TK Kota Banjarbaru, Hj. Masnunah S.Pd., mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bunda PAUD Kota Banjarbaru pada Acara Rapat Rutin dan Outbond Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak Kanak (K3TK) yang sekaligus memberikan Sosialisasi tentang GERNAS BAKU.

“Dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Orang tua Membacakan Buku (GERNAS BAKU) di Kota Banjarbaru maka diharapkan di setiap sekolah diadakan pojok baca, walaupun tempatnya tidak luas tapi ada tempat yang bisa digunakan anak-anak kita dalam menumbuhkembangkan minat bacanya,” pesannya.

Sementara itu, Ririen menyampaikan bahwa GERNAS BAKU dilakukan untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat (orang tua, warga sekolah, dan lain-lain) secara terorganisir untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca pada anak.

“Gerakan Nasional Orang tua Membacakan Buku (GERNAS BAKU) adalah upaya untuk menumbuhkan minat baca pada anak, meningkatkan kemampuan komunikasi, menyampaikan ide anak, meningkatkan jiwa imajinasi, daya pikir anak, mempererat hubungan sosial emosi orang tua dan anak serta meningkatkan rasa ingin tahu pada anak,” ucapnya.

Ririen berpesan bahwa menumbuhkan minat membaca pada anak jauh lebih penting daripada anak yangdapat cepat membaca. Membaca untuk anak usia dini adalah kegiatan menceritakan gambar dan mengucapkan huruf yang dilakukan orang dewasa bersama anak.

“Sehingga anak bisa meningkatkan minat bacanya melalui perkataan atau cerita dari orang tuanya. Semakin banyak anak mendengarkan dan mengucapkan kata dirumah, itulah harta berharga sebelum anak masuk sekolah,” ujarnya.

Ririen juga berharap setelah sosialisasi ini para Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak Kanak (K3TK) se Kota Banjarbaru dapat menyampaikannya kepada masyarakat disekitar tempat tinggalnya, agar dapat melaksanakan gerakan ini.(humprobjb/ana/kie)

  • Bagikan