MTQ Nasional Kalsel
Tak Berkategori  

Fasilitas untuk Perpustakaan Dua Rumpun Bambu Masih Diusulkan, ini Penjelasan Radius

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Terkait dengan masalah sepinya pengunjung dan minimnya fasilitas serta terbatasnya jenis dan jumlah buku yang tersedia, dimana hal itu terjadi di perpustakaan kecamatan yaitu Perpustakaan Dua Rumpun Bambu yang berada di Jalan R.O Ulin No. 7, Kecamatan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru, Radius Ardanias mempunyai penjelasan tersendiri.

Radius saat ditemui wartawan koranbanjar.net mengatakan bahwa Perpustakaan Dua Rumpun Bambu tersebut tergolong perpustakaan baru di Banjarbaru. Radius juga menjelaskan bahwa lokasi perpustakaan tersebut memang kurang ideal.

“Sebenarnya perpustakaan yang ideal itu berada dipusat pemukiman masyarakat, agar mudah diakses, kalau Perpustakaan Dua Rumpun bambu ini agak ke dalam jadi banyak yang tidak tahu,” tuturnya.

Radius mengungkapkan bahwa dalam mengembangkan sebuah perpustakaan, tidaklah mudah dan cukup berat. Untuk menumbuhkan minat baca dari masyarakat, perlu dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah akan terus berupaya mensosialisasikan tentang keberadaan perpustakaan, baik dari kelurahan maupun kecamatan sebaiknya ikut berperan aktif mendorong masyarakatnya untuk membaca.

“Memang tidak serta-merta ramai langsung dengan pengunjung. Jadi nanti rencana akan kita dirikan komunitas disana. Jadi bisa meramaikan tempat itu, nanti akan ada tempat belajar menulis kaligrafi, ada sanggar teater juga. Mungkin dibentuk struktur komunitasnya, ada kepala dan anggotanya juga,” tambahnya.

Terkait fasilitas di Perpustakaan Dua Rumpun Bambu, Radius menyatakan bahwa pihaknya masih mengupayakan peningkatan pelayanan di perpustakaan tersebut, termasuk akan menambahkan fasilitas seperti kipas angin atau AC.

“Untuk fasilitas memang masih belum memadai, memang ruangannya luas, tapi belum ada kipas angin atau AC. Rencana nanti akan disediakan wifi di situ, dan juga akan dipasang ac, kita masih mengusulkan ke atasan,” pungkasnya.

Radius mengundang masyarakat dan aktifis yang ada di Banjarbaru, untuk memanfaatkan keberadaan Perpustakaan Dua rumpun Bambu ini menjadi pusat kegiatan agar semakin berkembang.

“Kami tidak akan melarang, karena perpustakaan ini milik bersama. Kami malah setuju sekali, jika ada kegiatan disitu, supaya perpustakaannya berkembang,” tutupnya.(med/ana)