BNN

Fakta, Jembatan Rusak di Marabahan Kalsel Nyaris Ambrol, Berlubang dan Ambles

  • Bagikan
Kondisi jembatan di Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola yang sudah mulai ambles. (foto: faqih/koranbanjar.net)
Kondisi jembatan di Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola yang sudah mulai ambles. (foto: faqih/koranbanjar.net)

Fakta tentang fasilitas umum sebuah jembatan Babahan di Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalsel ini sungguh memprihatinkan. Konstruksi jembatan berbahankan kayu ini sudah nyaris ambrol, lantainya banyak berlubang, bahkan mulai ambles (atau tenggelam).

BATOLA, koranbanjar.net – Kondisi Jembatan Babahan di Kelurahan Ulu Benrteng, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Batola sudah saatnya harus diperbaiki, sebelum menelan korban. Menurut warga setempat, jembatan ini sudah sekitar 4 tahun belum pernah diperbaiki.

Konstruksi salah satu jembatan rusak di Kecamatan Marabahan ini banyak yang lapuk termakan usia. Lantai jembatan sudah banyak berlubang. Beberapa lubang di antaranya masih diperbaiki secara swadaya oleh warga setempat.

Jembatan rusak ini tidak hanya berlubang, tetapi tiang penyangga jembatan juga sudah ambruk, warga yang melewati jembatan ini harus berhati-hati.

Kondisi lantai jembatan banyak yang berlubang. (foto: faqih/koranbanjar.net)
Kondisi lantai jembatan banyak yang berlubang. (foto: faqih/koranbanjar.net)

Jembatan ini masih sering dilintasi warga, baik untuk bepergian kerja, sekolah atau keperluan lainnya.

Salah satu warga setempat, Taqim (21) menyebutkan, jembatan ini sudah sangat lama rusak mungkin sekita 4 tahun, pernah diperbaiki warga tetapi hanya bertahan sementara, karena kekurangan alat dan bahan, jadi dilakukan seadanya.

“Jembatan ini dulu sering dilewati mobil-mobil, tapi karena kondisi jembatan yang seperti itu terpaksa mobil di parkir di luar area daerah jembatan ini, karena takut ada musibah yang tidak terduga,” katanya.

Kondisi lantai jembatan banyak yang berlubang. (foto: faqih/koranbanjar.net)
Kondisi lantai jembatan banyak yang berlubang. (foto: faqih/koranbanjar.net)

“Pernah dulu mobil lewat sini terus tiang tiba-tiba ambruk, untung pemilik mobil dan mobilnya selamat,” imbuh dia.

“Bisa sih lewat jalan lain, tapi lebih dekat jalan sini mas, dan supaya kami bisa leluasa untuk keluar jalan ini,” tutupnya.(mj-39/sir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + ten =