Baznas

Dzikir Bersama Ustad Arifin Ilham di Hari Jadi Angkasa Pura, Pekerjaan Bandara Baru 15 Persen

  • Bagikan

BANJARBARU – Menyambut Hari Jadi ke 54, manajemen PT Angkasa Pura Persero menggelar hajatan Dzikir Akbar bersama Da’i Kondang Ustad Arifin Ilham di kantor Angkasa Pura Persero, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Sabtu (17/02) malam.

Sementara itu Wakil Walikota Banjarbaru, H Darmawan Jaya Setiawan yang hadir di acara tersebut mengatakan, dia mewakili masyarakat Banjarbaru mengucapkan terima kasih  dan selamat Hari Jadi ke 54 PT Angkasa Pura, semoga selalu bisa memberikan terbaik.

“Selamat Hari Jadi ke-54 buat Angkasa Pura,  semoga selalu menjadi terbaik dalam hal melayani masyarakat dan untuk programn yang luar biasa yaitu CSR sangat membantu masyarakat kita. Dari tahun kemarin kita sudah merasakn program ini,  telah tersalurkan sebanyak 24 miliar rupiah. Saya sangat mengapresiasi program Angkasapura ini,  dan tahun ini akan ada penyaluran CSR untuk pendidikan, sosial dan kesehatan,” ujar Darmawan.

General Manager Pt. Angkasa Pura Persero, Wahyudi kepada koranbanjar.net mengatakan,   tujuan adanya dzikir bersama ini untuk memeriahkan Hari Jadi ke 54 PT Angkada Pura Persero.

“Dengan usia 54 tahun, tentu  Angkasa Pura Persero tidak muda lagi,  dan semoga ke depan bisa selalu memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Tahun ini kita punya tugas berat,  membangun bandara sesuai keinginan masyarakat,  semoga nanti bisa menunjang perekonomian masyarakat,” ujar Wahyudi.

Mengenai progran CSR yang digagas PT Angkasa Pura Persero,  Wahyudi menuturkan,  tahun sebelunya pihaknya telah mengucurkan dana sebesar Rp24 Milliar.

“Semoga semua bantuan itu bisa bermanfaat untuk masyarakat, Angkasa Pura ini kan BUMN,  jadi milik masyarakat juga.  Dan tahun ini kita merencanakan bedah rumah sebanyak 15 unit,” ujarnya

Selain pembangunan bandara telah berjalan 15%, Wahyudi mengakui, mestinya pekerjaan mencapaoi sekitar 21%. Hal itu akibat adanya permasalahan lahan kemarin  yang belum tuntas dan faktor cuaca.

“Saat ini telah berjalan sekitar 15%, harusnya sih sudah 21% namun akibat ada permasalahan lahan kemarin dan juga faktor cuaca jadi terlambat.  Ditargetkan tahun 2019 pada Juli atau Agustus, bandara yang dibangun sudah bisa digunakan,” ungkapnya.

Wahyudi menambahkan,  dengan kegiatan dzikir bersama Ustadz Arifin Ilham  ini,  pihaknya berharap semuanya mendapat barokah dan selalu ingat sama Allah. Dalam kesempatan yang sama, PT Angkasa Pura Persero memberikan santunan kepada santri Pondok Pesantren Hidayatullah Cempaka,  Banjarbaru.(sai) 

 

  • Bagikan