Baznas

Duel Maut Antara Dua Pria Sungai Tiung, 1 Tewas dan 1 lagi Kritis

  • Bagikan

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET  – Peristiwa berdarah terjadi di Sungai Tiung RT 17 RW 06 Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Rabu (25/04) sekitar pukul 23.30 wita. Dua pria berduel hingga mengakibatkan Fahri (29) tewas dan lawannya Eto (30) kritis di RSD Idaman Banjarbaru.

Awal kejadian tersebut, bermula dari Eto (30) warga Sungai Tiung RT 017 RW 006 Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka, sedang berada di TKP (tempat kejadian perkara). Tiba-tiba didatangi oleh Fahri (29) warga Pumpung RT 027 RW 007 Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.

Datangnya Fahri, ternyata membawa sebilah parang yang terhunus. Eto yang melihat itu pun, langsung lari namun Fahri mengejarnya dan berhasil melukai Eto beberapa kali, hingga mengakibatkan luka pada leher memanjang di bawah telinga sebelah kanan hingga bagian pipi, lengan tangan sebelah kanan dan bagian punggung sehingga Eto terjatuh.

Selanjutnya ketika Fahri berusaha melukai lagi, Eto sempat melawan dengan menusukan senjata tajam jenis pisau ke arah dada Fahri sehingga mengakibatkan Fahri terluka dibagian vital tubuhnya.

Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung membawa keduanya ke Puskesmas Cempaka. Namun Fahri tidak terselamatkan, ia meninggal saat dalam perjalanan.

Sedangkan Eto harus dirujuk ke RSD Idaman Banjarbaru karena menderita luka berat ditubuhnya.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Banjarbaru Timur, AKP Avan Suligi membenarkan kejadian duel tersebut.

“Ya, benar telah terjadi perkelahian yang mengakibatkan 1 tewas dan 1 luka berat dan masih dalam perawatan,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan Polsek Banjarbaru Timur atas kejadian tersebut berupa, 1 buah senjata tajam jenis pisau dapur tanpa kumpang berukuran 20 cm, 1 buah parang dengan kumpang sepanjang 45 cm, 1 buah keris ukuran 32 cm, dan celana beserta pakaian yang berlumuran darah.

Petugas masih menyelidiki motif terjadinya duel tersebut, dan para saksi juga masih dikumpulkan untuk dimintai keterangan.(maf/ana)

  • Bagikan