Dua Penghargaan Kembali Diraih, Aditya: Bukti Berikan Pelayanan Baik dan Tata Kelola Pemerintah yang Baik

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru di era kepemimpinan Walikota Aditya Mufti Ariffin kembali memborong berbagai penghargaan. (Sumber Foto: MC Kota Banjarbaru/koranbanjar.net)

Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru di era kepemimpinan Walikota Aditya Mufti Ariffin kembali memborong berbagai penghargaan. Kali ini sebanyak dua penghargaan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan berhasil diraih, yakni sebagai penyelanggara Mal Pelayanan Publik (MPP) Kategori Sangat Baik dan meriah peringkat 1 Indeks BerAKHLAK.

BANJARBARU,koranbanjar.net – Kedua penghargaan itu diserahkan secara langsung oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, saat berlangsungnya Pemberian Apresiasi Tata Kelola Pemerintahan dalam Rapat Koordinasi Pelayanan Publik se – Kalsel Tahun 2024 di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa (21/05/2024).

Pemko Banjarbaru menerima penghargaan sebagai penyelenggara MPP Tahun 2023 kategori “Sangat Baik” dengan nilai 79,75. Kemudian mendapat Indeks BerAKHLAK dengan skor 69,00 yang secara praktis menempatkan Pemko Banjarbaru sebagai peringkat 1 se-Kalimantan Selatan.

Walikota Banjarbaru saat dikonfirmasi, turut membenarkan kabar tersebut. Ia mengungkapkan kedua penghargaan tersebut menjadi bukti konkrit pihaknya dalam memberikan pelayanan dan menjalankam tata kelola pemerintahan yang baik.

“Alhamdulillah, untuk penghargaan MPP artinya keberadaannya telah memberikan kepuasaan dan dampak yang sangat positif kepada masyarakat. Baik dari peningkatan investasi, pelayanan publiknya, hingga upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas MPP itu sendiri,” ucapnya.

Untuk penghargaan Indeks BerAKHLAK, menurut Walikota Aditya menjadi kesuksesan Pemko Banjarbaru dalam mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK kepada seluruh pegawainya dalam aktivitas kerja sehari-hari.

“BerAKHLAK diamanatkan dalam UU ASN yang terbaru dan menjadi dasar penentu target kerja dan kebijakan. Sehingga kita sangat memperkuat budaya kerja ini ini dan membangun kesadaran pegawai kita mengenai core values BerAKHLAK. Insyaallah, jika hasil ini kita pertahanankan, maka Banjarbaru akan memiliki budaya kerja yang profesional,” pungkasnya. (maf/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *