oleh

Dimarahi Ortu, Kabur dan Ditemukan Tak Sadarkan Diri

HANTAKAN, KORANBANJAR.NET – Warga Desa Hantakan, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah digegerkan dengan hilangnya satu warga mereka yang bernama Ifit (25), Senin (17/09) sekitar pukul 20.30 WITA.

Menurut penuturan warga sekitar bernama Agib, Ifit diduga menghilang di belakang SMPN 1 Hantakan sebab terakhir terlihat sekitar pukul 17.00 WITA berada di belakang SMPN 1 Hantakan.

“Ifit ini beberapa hari yang lalu sempat sakit dan dirawat di Puskesmas Hantakan, setelah pulang dari puskesmas Ifit dimarahi orangtuanya, saya tidak tahu masalah apa yang dihadapi ifit dengan keluarganya, setelah dimarahi ifit pun kabur ke arah belakang SMPN 1 Hantakan, setelah itu tidak terlihat lagi,” tutur Agib.

Takut terjadi apa-apa dengan Ifit, sekitar pukul 20.30 WITA keluarga Ifit mencari ke belakang SMPN 1 Hantakan. Setelah lebih 3 jam Ifit tidak beranjak dari dalam hutan belakang sekolah itu.

Karena kewalahan keluarga Ifit pun meminta bantuan kepada tim emergency di Barabai untuk melakukan penyisiran. Tim Emergency pun berdatangan ke lokasi tempat Ifit diduga menghilang.

Setelah melakukan pencarian dan bertanya kepada beberapa saksi, didapati titik terang bahwa Ifit berada di rumah temannya yang berada di Desa Mandingin Kecamatan Barabai. Ini berdasarkan laporan temannya saat berhasil dihubungi melalui handphone milik Ifit.

Akhirnya, Ifit yang diduga hilang dan tersesat di belakang SMPN 1 Hantakan berhasil ditemukan oleh tim emergency HST di Desa Mandingin.

Ifit ditemukan tidak sadarkan diri di rumah temannya tersebut, lalu segera dilarikan ke RSHD Barabai untuk di berikan pertolongan lebih lanjut.(ami/ana)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: