Demo Penolakan RKUHP Kondusif, Kapolda Apresiasi Sikap Mahasiswa

oleh -95 views
Demo Penolakan RKUHP Kondusif, Kapolda Apresiasi Sikap Mahasiswa
Ket : Pengaman aksi demontrasi mahasiswa dalam keadaan tenang,Senin(30/9/2019)(Foto: Leon/koranbanjar.net)

BANJARMASIN, Koranbanjar.net – Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi Kalsel menggelar demo lanjutan di Gedung DPRD Provinsi Kalsel untuk menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) Senin (30/9/2019).

Dari pantauan koranbanjar.net, di lokasi aksi depan Gedung DPRD Kalsel jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, dari jas almamater yang mereka kenakan, para peserta aksi berasal dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin (Uniska), dan berbagai Universitas lainnya yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kalsel.

Para mahasiswa menyampaikan 7 tuntutan dalam aksi kali ini, yakni: menghapus RKUHP bermasalah, menuntut DPR agar pro rakyat, harus ada peradilan mengenai pidana kekerasan seksual, mendesak agar RUU PKS segera disahkan, menolak pasal-pasal RUU PKS yang tidak rasional, menolak dengan tegas pengesahan revisi UU KPK.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, yang turun langsung dalam pengamanan unjuk rasa tersebut mengapresiasi para mahasiswa yang berunjuk rasa karena dapat berjalan dengan kondusif.

“Pada kesempatan ini, saya Kapolda Kalsel, mengucapkan terima kasih atas unjuk rasa mahasiswa hari ini karena berjalan dengan tertib aman dan terkendali,” kata Jenderal bintang dua ini.

Ia mengatakan, hal ini terjadi karena antara mahasiswa dan pihak kepolisian memiliki kepedulian bersama untuk saling menjaga situasi.

“Semua ini berkat pengertian antara mahasiswa dan polisi untuk bisa saling menjaga situasi yang aman, damai tanpa bentrok, dengan aparat keamanan,” ucapnya.

Dia mengatakan, dengan situasi yang aman seperti ini, mahasiswa bisa menyalurkan aspirasi dengan nyaman, di samping itu juga polisi dapat menjaga keamanan dan ketertiban untuk kepentingan masyarakat lain.

“Yang kita takutkan hanyalah adanya pihak-pihak lain yang tidak bertanggung jawab, yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan lain,” ia melanjutkan.

Sambil mengangkat jempol kepada mahasiswa, Yazid berucap, demo ini berjalan dengan aman dan terkendali. “Bravo mahasiswa Kalsel,” pungkasnya. (yon)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan