oleh

Dana Desa Untuk Budidaya Lebah Madu Kelulut Di Garagata

JARO, koranbanjar.net – Dana Desa Garagata Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong, dimanfaatkan warga diantaranya untuk usaha budidaya lebah madu kelulut.

Hal itu dilakukan Kelompok Tani Hutan (KTH) Telaga Bidadari Desa Garagata, sekitar kawasan hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tabalong, yang diajak belajar cara budidaya lebah madu kelulut.

Garagata merupakan sebuah desa yang mengembangkan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), dengan mayoritas warganya adalah petani karet. Sedangkan pelatihan budidaya oleh pemerintahan desa bertempat di rumah ketua RTH Telaga Bidadari, Sabtu (21/12/2019).

Acara pembukaan pelatihan dihadiri Plt. Camat Jaro, aparat Desa Garagata, tokoh masyarakat dan anggota KTH Telaga Bidadari. Narasumber berasal dari KPH Tabalong diantaranya Kasi Pemanfatan Hutan, Penyuluh Kehutanan dan PKSM.

Materi disampaikan meliputi dinamika kelompok, pengenalan lebah madu, pengelolaan lebah hutan berwawasan lestari, perilaku lebah madu, tanaman pakan lebah, peralatan budidaya lebah madu, cara mendapatkan bibit, hingga cara panen yang baik dan benar sekaligus bagaimana juga saat pasca panen.

Tidak hanya teori yang disampaikan, sebab setelah selesai penyampaian materi dilanjutkan praktek panen madu kelulut menggunakan alat penyedot madu kelulut.

Pelaksanaan usaha budidaya lebah madu kelulut memperdayakan masyarakat di sekitar kawasan dan upaya meningkatkan perekonomian keluarga.

Bagaimana tanggapan KTH Telaga Bidadari? Anggota kelompok terlihat sangat antusias dan aktif mengikuti pelatihan. Perwakilan peserta menyatakan sangat berterima kasih atas terlaksananya pelatihan ini dan berharap semoga dapat mempraktekkan ilmu yang telah diperoleh.

“Dengan adanya dana desa yang dialokasikan untuk sektor kehutanan khususnya HHBK, dapat mendukung program Perhutanan Sosial sehingga meningkatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan Desa Garagata,” kata Kasi Pemanfaatan Hutan KPH Tabalong, Aidil. (dya/kphtabalong)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: