oleh

Daftar Lengkap 19 RS di Kalsel yang Terancam Turun Kelas

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Sebanyak 615 rumah sakit di Indonesia yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, mendapat rekomendasi turun kelas karena tak sesuai melakukan input data kondisi rumah sakit.

Rekomendasi dikeluarkan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI melalui surat bernomor HK.04.01/I/2963/2019, tentang Rekomendasi Penyesuaian Kelas Rumah Sakit Hasil Review Kelas Rumah Sakit.

Dari ratusan rumah sakit yang mendapat rekomendasi turun kelas, 19 rumah sakit di antaranya termasuk rumah sakit swasta dan milik pemerintah yang ada di Kalsel.

Berikut daftar lengkap 19 rumah sakit di Kalsel yang turun kelas:

NO.

RUMAH SAKIT

KABUPATEN/KOTA

KELAS

REKOMENDASI KELAS

1.

RS Ibu dan Anak Ainun

Tanah Laut C C

2.

RS Borneo Citra Medika

Tanah Laut

C

D

3.

RSUD Kotabaru

Kotabaru

C

D

4.

RS Umum Aveciena Medika

Banjar D D

5.

RS Jiwa Sambang Lihum

Banjar

A

B

6.

RSUD Daha Sejahtera

HSS

D

D

7.

RSUD H Damanhuri Barabai

HST

C

D

8.

RS Umum Pertamina Tanjung

Tabalong

C

D

9.

RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor

Tanah Bumbu

C

D

10.

RS Bersalin Paradise

Tanah Bumbu

C

C

11.

RS Umum Marina Permata

Tanah Bumbu

C

D

12.

RSUD Balangan

Balangan

C

D

13.

RS TK III Dr R

Banjarmasin

C

D

14.

RS Khusus Bedah Banjarmasin Siaga

Banjarmasin

B

C

15.

RS TNI AU TK IV Syamsudin Noor

Banjarbaru

C

 

D

16.

RS Bhayangkara TK III

Banjarmasin

C

D

17.

RS Khusus Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman

Banjarmasin

B

C

18.

RS TK IV Guntung Payung

Banjarbaru

D

D

19.

RS Umum Mawar

Banjarbaru

D

D

Baca Juga: Input Data Tak Sesuai, 19 RS di Kalsel Turun Kelas

Kendati sudah mendapat rekomendasi turun kelas terhitung sejak dikeluarkannya surat pada 15 Juli kemarin, Kepal Dinas Kesehatan Kalsel, HM Muslim, mengatakan rumah sakit bersangkutan masih bisa memperbaiki kesalahan data yang diinput hingga 12 Agustus mendatang.

“Jadi kalau nanti rumah sakit yang direkomendasi turun kelas itu memang kurang dari segi standarnya, baru penurunan kelas akan terjadi,” ucapnya. (ykw/dny)

Komentar

Berita Terkini