oleh

Chantika Mendapat Transfusi Usai Novi Lapor Di Aplikasi Siharat

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Gadis kecil bernama Chantika yang baru berumur 13 tahun ini, sudah harus berhadapan dengan penyakit serius. Dia menderita penyakit kanker ganas sel darah putih atau dalam bahasa medis disebut Leukimia, ia sangat memerlukan pendonor untuk dirinya.

Chantika yang beralamat di Desa Batu Mulia RT 01 RW 04 Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Melalui Aplikasi Siharat Polres Banjarbaru, Chantika akhirnya mendapat pendonor darah golongan A, Sabtu (01/09).

Awalnya, Novi yang merupakan warga Kemuning, Banjarbaru berada di RSD Idaman Banjarbaru. Ia melihat orangtua Chantika kebingungan mencari pendonor darah.

“Saat itu, kebetulan saya berada di RSD Idaman Banjarbaru melihat orangtuanya bingung ingin mencari pendonor darah golongan A,” ujarnya.

Lalu ia kemudian mencoba menolong orangtua Chantika dengan mencari pendonor darah melalui laporan yang ia buat di Aplikasi Siharat melalui fitur layanan.

“Isinya saya tulis, memohon bantuan untuk donor darah golongan A atas nama Chantika yang memerlukan 14 kantong darah karena kekurangan trombosit,” ucapnya.

Kurang dari satu menit, laporan tersebut direspon anggota Polres Banjarbaru. Berselang 10 menit, 5 orang anggota Polres Banjarbaru datang untuk mendonorkan darahnya.

Orangtua Chantika pun berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Novi dan anggota Polres Banjarbaru yang sudah mendonorkan darahnya.

“Serta aplikasi Siharat yang sudah membantu kami, semoga bantuan yang diberikan menjadi berkah dan mendapat balasan pahala yang setimpal dari Allah SWT,” ucap orangtua Chantika bernama Suparyono.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya saat dikonfirmasi mengatakan sangat senang, karena kini aplikasi Siharat digunakan masyarakat Kota Banjarbaru untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat lainnya yang sedang kesusahan maupun terkena musibah.

‚ÄúSemoga adik Chantika cepat diberikan kesembuhan dari penyakit Leukimia yang dideritanya,” kata Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya.(maf/ana)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: