BNN

Cegah Klaster Baru, Dinkes Banjar Siapkan Antigen

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dr Diauddin. (Sumber Foto: Kominfo Banjar)

Berpotensi muncul klaster baru dalam pelaksanaan Pilkades (Pemilihan kepala desa) serentak di Kabupaten Banjar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mempersiapkan Rapid Test Antigen untuk petugas pelaksana.

BANJAR,koranbanjar.net – Demikian diutarakan Kepala Dinkes Banjar dr Diauddin ketika ditemui di ruang kerjanya, sebelum pelaksanaan Pilkades 24 Mei 2021.

“Kami siapkan kurang lebih 4 ribu Rapid Test Antigen, insyaallah cukup untuk semua petugas dari kabupaten dan kecamatan,” cetusnya.

Setiap petugas dan pemilih, kata Dokter Dia, tetap diwajibkan menerapkan protokol kesehatan (prokes), jaga jarak, tidak berkerumunan, mencuci tangan dan sudah pasti memakai masker.

BACA:  RSUD Ulin Siapkan Tenda Darurat, Petugas; Pasien COVID Terus Bertambah, Hari Ini 3 Orang Meninggal

“Jika diperlukan petugas di desa untuk di Rapid Test Antigen, maka sudah kami siapkan. Sambil menunggu kebijakan pemerintah dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa saja arahannya, katanya.

Sebenarnya tidak ada aturan atau persyaratan petugas mesti vaksin. Namun apabila petugas bersedia maka dipersilakan melakukan.

“Ketersediaan stok dosis vaksin masih ada, kami mencari orang yang bersedia¬† divaksin. Karena, setiap hari kami selalu melaksanakan suntik vaksin,” terangnya.

Ditambahkan Doker Diauddin, dalam pelaksanaan Rapid Test Antigen, petugas cukup datang ke Puskesmas yang berada atau dekat wilayahnya masing-masing.

BACA:  Pemko Habiskan Uang Rakyat Rp1.068 M secara Percuma, Buktinya tak Digunakan

“Sebab, stok Rapid Test Antigen sudah kita bagikan tiap PT Puskesmas di Kabupaten Banjar,” katanya.

Disampaikan Dokter Dia lebih lanjut, melakukan Rapid Test Antigen sebelum pelaksanaan Pilkades tentu dapat mencegah tidak terjadi penularan atau klaster baru di lokasi Pilkades Kabupaten Banjar.

“Saya hanya mengingatkan, prokes dijalankan saat di lokasi pemilihan. Ada masyarakat yang diketahui sedang sakit, sebaiknya tidak usah ikut ke tempat pemilihan,” harapnya. (kominfobanjar/dya)

(Visited 3 times, 1 visits today)
  • Bagikan

(Visited 3 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *