MTQ Nasional Kalsel
Tak Berkategori  

Bimtek Diberikan untuk Tim Pelaksana Smart City

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Bimbingan Teknik (Bimtek) untuk tim pelaksana Gerakan 100 Smart City digelar di Aula Gawi Sabarataan selama 2 hari, yakni 4-5 Juli 2018. Bimtek yang dibuka langsung oleh Wakil Walikota Banjarbaru ini, menghadirkan narasumber sekaligus Pembimbing Gerakan 100 Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Nicodemus Simu, Rabu (04/07).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarbaru, Johan Arifin melaporkan bahwa Gerakan 100 Smart City ini diawali dengan penandatangan MoU dengan pihak Kemeterian Komunikasi dan Informatika.

“Adapun tujuan dari kegiatan Bimtek ini adalah menindaklanjuti tahapan dari penyusunan masterplan smart city, Kota Banjarbaru adalah salah satu kota yang terpilih dari 50 kabupeten dan kota yang kemarin diseleksi pada bulan maret,” ucapnya.

Kita juga sudah melaksanakan sosialisasi internal, lanjut Johan, pada Dewan Smart City dan Tim Pelaksana pada Bulan Juni kemarin.

Pembimbing Gerakan 100 Smart City dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Nicodemus Simu dalam sambutannya mengatakan bahwa kabupaten dan kota di Kalimantan yang masuk dalam gerakan smart city tahun ini adalah Kutai Timur, Banjarmasin, Banjarbaru dan Singkawang.

“Untuk mendapat 100 kabupaten dan kota itu, ada 540 kabupaten dan kota yang masuk dalam seleksi. Kriterianya macam-macam, ada administrasi ada juga kemampuan keuangan daerahnya. Nantinya ada total APBD yang ditentukan agar bisa lolos, karena nantinya akan dinilai apakah daerah itu punya kemampuan keuangan untuk mendukung penilaian menuju smart city,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Nicodemus, penilaian selanjutnya adalah indeks kota berkelanjutan, dimensi pembangunan sektor unggulan, faktor indeks yang tinggi, indeks kota hijau dan dimensi pembangunan dan pemerataan pemerintah daerah.

“Adapun pilar smart city adalah smart government, smart branding, smart economy, smart society, smart service dan smart environment. 6 pilar itu adalah program yang harus diwujudkan, yang intinya tentu saja itu bisa menjadikan Kota Banjarbaru menjadi kota yang smart,” pungkasnya.(ana)