oleh

Bank Indonesia Refreshment 30 Jurnalis Hadapi Ekonomi Digital

Jogyakarta, koranbanjar.net – Untuk melakukan hubungan lebih dekat dengan Jurnalis Ekonomi, Bank Indonesia Kalimantan Selatan atau Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan (KPw BI Kalsel) menciptakan pelatihan atau penyegaran bagi kewartawanan (Refreshment).

Kegiatan yang diikuti kurang lebih 30 Jurnalis Ekonomi Kalimantan Selatan tersebut bertempat di ruang Nakula Hotel Sahid Raya, Jalan Babarsari, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jum’at (01/11/2019).

Deputi Direktur BI, Dadi Esa Cipta kepada awak media Kalsel mengatakan selain mendongkrak hubungan yang lebih baik, refreshment ini juga untuk mengeksplorasi wartawan dalam menghadapi era ekonomi digital.

“Kita tahu pertumbuhan ekonomi saat ini sangat luar biasa, digital ekonomi sudah menyentuh semua hal, mulai dari keuangan atau finansial, UMKM dan lainnya, untuk itu kita mencoba merefresh kawan-kawan wartawan terhadap apa yang dilakukan BI terkait digital ekonomi ini,” terangnya.

Selain berorientasi pada ekonomi digital, para awak media diberikan beberapa materi lainnya di antaranya tugas BI di bidang moneter dan stabilitas sistem keuangan dan sistem pembayaran.

“Lebih jelasnya tujuan kegiatan ini agar para media bisa lebih memahami tugas dan fungsi Bank Indonesia,” jelasnya.

Pada kesempatan itu pula, awak media menyelipkan pertanyaan perkembangan inflasi di Kalimantan Selatan.

Dengan singkat Dadi memberikan paparannya terkait inflasi, ia mengungkapkan Kalimantan Selatan mengalami kenaikan.

Yang perlu dicatat, menurutnya, “kita bukan anti kenaikan harga, tetapi bagaimana mencari harga yang stabil tetapi menguntungkan masyarakat dan produsen,” tutupnya.(yon)

Komentar

Jangan Lewatkan