Baznas

Angka Perkawinan Anak di Kalsel Masih Tinggi dan Kebetulan..

- Tak Berkategori
  • Bagikan

BANJARBARU, koranbanjar.net – Banjarbaru kembali mendapat kehormatan untuk menjadi tempat pelaksanaan Talk Show Remaja dengan tema “Tingkatkan Kesehatan Reproduksi Remaja dan Hindari Pernikahan Anak” yang diselenggarakan oleh Koalisi Kependudukan dan BKKBN, Kamis (08/03).

Sebanyak kurang lebih 500 pelajar hadir memenuhi Aula Bina Satria, ada yang hanya menjadi peserta, pemain alat musik, paduan suara serta penampil yel-yel Generasi Berencana atau yang biasa disebut Genre.

Pondok Pesantren Putri Al Falah menjadi penampil yel-yel yang mengundang decak kagum dari para hadirin, karena penampilan mereka yang sangat bagus dengan suara lantang dan gerakan yang lincah.

Ketua Umum Koalisi Kependudukan Indonesia, DR. Sony B. Harmadi mengucapkan terima kasih karena telah diberi kesempatan bertemu dengan generasi masa depan Indonesia.

“Suatu kehormatan bisa bertemu dengan generasi masa depan Indonesia. Kebetulan kita pilih Kota Banjarbaru karena Banjarbaru adalah salah satu kota yang berkembang sangat pesat dan memiliki sumber daya manusia yang luar biasa,” ujarnya.

Sony menambahkan, acara ini merupakan bagian dari Rapat Kerja Nasional Koalisi Kependudukan dimana Kalimantan Selatan terpilih menjadi tuan rumahnya dan yang menjadi tantangan besar di Kalimantan Selatan ini adalah angka pernikahan dini atau pernikahan anak yang masih tinggi. Indonesia sendiri menjadi negara yang memilik angka pernikahan dini tertinggi nomor 7 di dunia.

“Tentu acara ini tidak akan terselenggara tanpa ada partisipasi dari seluruh pelajar yang ada di Kota Banjarbaru. Terima kasih banyak Bapak Walikota, semoga apa yang kita peroleh dalam acara ini bisa bermanfaat bagi generasi masa depan bangsa dan juga kita semua,” pungkasnya.(ana/kie)

  • Bagikan