Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Koran Banjar
Koran Banjar
DPRD Kalsel

Alpiya Rakhman Harapkan Pemprov Kalsel Serius Tindaklanjuti Pokir Dewan

Avatar
282
×

Alpiya Rakhman Harapkan Pemprov Kalsel Serius Tindaklanjuti Pokir Dewan

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Kalsel, H Muhammad Alpiya Rakhman. (Foto: Humas DPRD Kalsel/Koranbanjar.net)

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H Muhammad Alpiya Rakhman mengapresiasi penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik dalam rangka Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 yang digelar selama 2 hari di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel, Rabu (12/3/2025).

BANJARBARU, koranbanjar.net Dalam sambutan tertulisnya, Alpiya mengatakan bahwa DPRD Kalsel sebagai perwakilan masyarakat Kalsel sangat mendukung Visi Gubernur dan Wakil Gubernur, yakni Kalsel Bekerja (berkelanjutan, berbudaya, religi dan sejahtera).

Advertisement
Koran Banjar
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dengan 5 Misi yaitu pembangunan manusia yang unggul, pembangunan infrastruktur yang handal, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, penguatan ketahanan terhadap iklim, dan rata kelola pelayanan publik.

“Kami percaya bahwa visi dan misi tersebut mencakup hal-hal utama yang dibutuhkan oleh masyarakat Kalsel untuk menuju Kalsel yang lebih maju, religius, dan berdaya saing tinggi,” ucap Alpiya.

Sebagai bentuk kontribusi DPRD Kalsel untuk pencapaian visi dan misi tersebut, secara gamblang disampaikan Alpiya, bahwa pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD diharapkan secara serius ditindaklanjuti oleh Pemprov Kalsel.

Karena menurutnya, hal itu sudah jelas diatur dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang mengamanatkan setiap RPJMD juga ada pokok-pokok pikiran DPRD yang harus ditampung.

“Tentu, harapan dari pembahasan RPJMD kali ini dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bisa mengakomodir usulan-usulan dari pokir-pokir DPRD yang diserap melalui reses-reses Anggota DPRD secara keseluruhan,” pintanya.

Usulan-usulan masyarakat yang terserap melalui reses sebagian besar masih didominasi pada peningkatan infrastruktur jalan, jembatan dan saluran irigasi.

Kemudian, sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan kelautan, seperti ketersediaan pupuk bersubsidi. Termasuk peningkatan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan, SDM serta keagamaan.

“Itulah yang kami sampaikan ke Pemerintah Daerah untuk segera ditindaklanjuti. Bahwa dalam hal pembangunan, dalam perencanaan ini bukan hanya berasal dari eksekutif tapi dari legislatif juga mempunyai peran yang penting supaya pembangunan ini terarah,” pungkasnya. (bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Protes RUU Anggota Parlemen Menari Perang Prabowo Ajak Puasa 5 Tahun KPK Lelang Barang Koruptor Gus Miftah Meminta Maaf Gus Miftah Ejek Penjual Es Teh