Kombes Pol. Dr. Faizal Ramdhani, S.Sos,. S.I.K,. MH

Aksi Protes PPKM di Banjarbaru, Ketua Dewan; Terima Kasih Kritiknya, Kami Terus Evaluasi PPKM

  • Bagikan
Ketua DPRD Kota Banjarbaru, M Fadliansyah.
Ketua DPRD Kota Banjarbaru, M Fadliansyah.

Aksi protes terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Banjarbaru yang digelar oleh aktivis Gerakan Kaos Hitam (GKH) belum lama tadi, telah ditanggapi Ketua DPRD Banjarbaru, M Fadliansyah dengan bijak.

BANJARBARU, koranbanjar.net – Politisi dari Partai Gerindra Kota Banjarbaru ini menanggapi aksi protes dari GKH tersebut dengan bijaksana. Bahkan dia mengucapkan terima kasih atas aksi yang dilakukan.

“Terima kasih atas kritiknya. Kami dari DPRD Banjarbaru terus bekerja untuk masyarakat, terutama dalam menangani COVID-19. Kami selalu mengevaluasi kebijakan PPKM yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ucapnya kepada koranbanjar.net, Selasa, (31/8/2021).

Evaluasi yang dilakukan, menurut dia, antara lain melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan PPKM Level 4 di Kota Banjarbaru, termasuk memberikan kelonggaran terhadap para pelaku usaha, terlebih pelaku usaha mikro. Supaya roda ekonomi di Kota Banjarbaru tetap bisa berjalan.

“Kita melaksanakan PPKM di Kota Banjarbaru, karena semua itu merupakan intruksi dari pemerintah pusat, dengan tujuan agar kasus COVID di Kota Banjarbaru melandai, dan diharapkan segera berakhir. Karena kami juga sangat memahami kesulitan masyarakat Kota Banjarbaru di berbagai sektor, termasuk kesulitan pelaku usaha mikro,” katanya.

Dia pun sangat berharap, penerapan PPKM Level 4 di Kota Banjarbaru dapat segera berakhir, sehingga perekonomian masyarakat dapat kembali normal.

Untuk diketahui, aktivis Banjarbaru yang tergabung dalam Gerakan Kaos Hitam (GKH) menggelar aksi protes kebijakan pemerintah menekan Covid-19 di Kota Banjarbaru.

Aksi yang dilakukan adalah menggelar aksi Pasar Gratis di depan Gedung DPRD Banjarbaru pada Minggu (29/8/2021) kemarin.

Koordinator aksi Wira Surya Wibawa dikutip dari tribunnews.com menjelaskan, aksi didukung beberapa elemen Serikat Petani Indonesia (SPI) Kalsel, Walhi Kalsel, Gema Petani, Lapak Baca, BEM ULM dan IMM Banjar.

Wira menjelaskan, aksinya itu berupa menyediakan berbagai jenis pakaian bekas, yang boleh dibeli tanpa harus membayar uang sepeser pun tepat di trotoar Gedung DPRD Banjarbaru atau samping Lapangan Murjani.(sir)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *