Berita Utama

Wow! Banyak Produk Kadaluwarsa Dijual di Pasaran

TANBU, KORANBANJAR.NET – Menjelang tahun baru dan perayaan natal di setiap tahun, biasanya selalu terjadi kenaikan harga bahan pokok di pasaran secara tidak resmi.

Hal ini diakibatkan permainan oknum pedagang yang sengaja menumpuk dan menyimpan barang-barang kebutuhan dengan tujuan menjual dengan harga mahal di saat menjelang natal dan tahun baru.

Mengantisipasi kenaikan tidak normal ini, Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) turun lapangan melakukan pengecekan sembako ke pasar modern dan tradisional di wilayah Kecamatan  Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

“Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan sembako dan barang penting lainnya menjelang Natal dan Tahun Baru 2019,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tanbu, AKP Alfian Tri yang dikutip dalam rilis yang dikirim ke koranbanjar.net, Kamis (20/12/2018).

Kegiatan dilakukan pengecekan di Alfamart Desa Sejatera, lalu menuju ke pasar harian, lalu menuju Indomaret Transmigrasi Km 1, lalu menuju Toko Farida Transmigari Km 3, lalu menuju minimarket Mentari.

Hasil kegiatan ditemukan barang – barang yang tidak layak konsumsi dijual di Indomaret Transmigrasi Km 2, berupa roti tawar merek Lalasa dalam keadaan sudah berjamur, kemudian barang tersebut diretur untuk dikembalikan ke distributor.

Kemudian di toko Farida ditemukan ratusan barang – barang kadaluwarsa lainya berbagai merek, kemudian barang tersebut di bawa ke Polres Tanah Bumbu.

Selanjutnya di Minimarket Mentari ditemukan barang sudah yang tidak kadaluwarsa, antara lain 1 buah selai kacang merek morin, 3 bungkus  kemasan 2 Kg makanan kucing merek Royal Canin, 4 bungkus kemasan 400 G makanan kucing merek Royal Canin, 33 botol fanili kemasan 12 ml, 21 botol fanili kemasan 40 ml, 24 botol Fasta kemasan 25 ml, 3 buah serum  rambut merek Rudy, 1 botol madu merek Syamil.

Selain itu juga ditemukan barang yang tidak boleh dijual bebas, 16 botol alkohol 95 persen merk gajah duduk kemasan plastik, 8 botol alkohol 95 persen merek gajah duduk kemasan kaca  kemudian barang tersebut dibawa ke Polres Tanah Bumbu.

“Dari hasil pengecekan bahan sembako Satgas Pangan di pasar tradisional maupun modern pada umumnya harga bahan sembako sampai saat ini masih relatif normal, tidak ada ditemukan kenaikan harga yang signifikan” papar Alfian.

Ia  berujar pasokan sembako tidak ada kendala baik pendistribusian dari agen atau pedagang besar ke pengecer atau pedagang pasar ke konsumen sehingga masih dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan sampai saat ini belum ditemukan kelangkaan bahan sembako, khususnya menjelang Natal dan Tahun baru 2018.

Ia dengan tegas mewanti-wanti kepada para pedagang untuk tidak melakukan monopoli, penimbunan, distribusi,dan perdagangan ilegal. “Jika terbukti melakukan hal demikian, maka kami tindak tegas,”tandasnya.

Kegiatan Satgas Pangan ini langsung Dipimpin Kasat Reskrim Polres Tanbu, didampingi Kasat Intelkam Polres Tanbu, KBO Sat Reskrim Polres Tanbu, Kanit II Sat Reskrim Polres Tanbu, dihadiri  Personil Unit 2 Sat Reskrim  Polres Tanah Bumbu, Personil Unit 2 Sat Intelkam Polres Tanah Bumbu, Kasubag Bina Usaha Produksi Setda Bagian Perekonomian, Kepala Gudang Bulog, Kasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanbu, Kabid Ketersediaan dan Distribusi Dinas Ketahanan Pangan, Kabid Peternakan Dinas Pertanian, Kasi Farmasi Dinas Kesehatan.(al/sir)

 

Tags

Tinggalkan Balasan

Close