MTQ Nasional Kalsel

UNIK, Penyerahan Mas Kawin Putra Ketua Dewan Gunakan 100 Bentor

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Masyarakat Banjar memiliki beragam tradisi atau adat dalam setiap pelaksanaan prosesi perkawinan. Salah satunya adalah tradisi Beantaran Jujuran (penyerahan mas kawin, red),  pasangan H Agus Maulana dengan Meta Amelia, Jum’at (03/08/2018) siang.

Prosesi penyerahan mas kawin H Agus Maulana ini terbilang unik, karena untuk membawa mas kawin dan rombongan harus menggunakan 100 unit bentor (becak-motor). Diketahui mempelai lelaki adalah putra dari Ketua DPRD Banjar, HM Rusli.

“Kita ingin menunjukan kesederhanaan, keunikan,  belum ada kan lagi yang seperti ini, beantaran jujuran menggunakan bentor.  dan juga berbagi rejeki kepada tukang bentor, untuk jumlahnya hampir seratus bentor kemarin yang kita pakai,” ujar H Rusli.

Arak-arakan pun terjadi dari rumah mempelai pria ke rumah pihak perempuan, dan sepanjang jalan Mentri 4 hingga jalan Pangeran Abdurahman, ratusan bentor yang dihiasi pernak pernik itu memenuhi jalanan, dan arak-arakan itu juga cukup menarik perhatian masyarakat sekitar, bahkan pengendara pengguna jalan yang kebetulan melintas di sekitaran jalan tersebut.

Maantar Jujuran atau Maantar Patalian (menyerahkan mas kawin), kepada pihak mempelai wanita maksudnya sebagai tanda pengikat. Juga sebagai pertanda bahwa perkawinan akan dilaksanakan kedua belah pihak. Kegiatan ini biasanya dilakukan para ibu, baik dari keluarga maupun tetangga. Apabila acara Maatar Jujuran ini telah selesai maka kemudian dibicarakan lagi tentang hari pernikahan dan perkawinan.(sai/sir)