oleh

Tim Medis Penanganan Virus Corona Kalsel Dapat Insentif

Tim medis virus corona (covid-19) di Kalimantan Selatan (Kalsel), mendapatkan insentif khusus. Besarannya perorang Rp. 155 ribu sehari. Terhitung, mulai tanggal 20 Maret 2020 hingga 14 hari ke depan. Insentif itu, murni berasal dari APBD Kalsel.

BANJARBARU, koranbanjar.net – Insentif diberikan, kepada 60 orang tenaga medis RSUD Ulin Banjarmasin, yang sejak awal menangani Covid-19 di Kalsel. Mereka yakni dokter, perawat, petugas kebersihan, dan staf administrasi. ⁣

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor melalui akun instagram pribadinya @pamanbirin.official menyampaikan, insentif diserahkan langsung Ketua Harian Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel Wahyuddin.

“Selain insentif, diserahkan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tim medis yang menangani pasien Covid-19 di RSUD Ulin,” ujar Paman Birin, sapaan akrabnya.

Penyerahan insentif, dalam bentuk uang tunai diterima Direktur Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin Muhammad Syah Jehan. Jika Kalsel kasus covid-19 masih belum tuntas, maka pemberian insentif akan diperpanjang.

Selain dari APBD Kalsel, para tenaga medis juga akan mendapatkan insentif khusus dari Presiden Jokowi.

Rinciannya, dokter spesialis mendapat Rp 15 juta per bulan, dokter umum dan gigi Rp 10 juta, bidan dan perawat Rp 7,5 juta, dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta. Selain itu, akan ada santunan kematian sebesar Rp 300 juta bagi tenaga medis yang meninggal karena tertular corona.⁣

Insentif tersebut, diberikan tiap bulan kepada tenaga medis yang bekerja diwilayah tanggap darurat seperti di Kalsel. (ykw/maf)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: