oleh

Ternyata, Paman Birin Keturunan Pendiri NU

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Sekertaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie resmi menjadi Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama Kalimantan Selatan setelah dilantik bersama jajaran pengurus lainya, Senin (01/10/2018)

Dalam sambutan Haris Makkie mengatakan, dalam menjalani Masa khidmat 2018-2023, Ia meminta dukungan kepada alim ulama dan para habib, juga pemerintah dalam hal ini terkhusus kepada Gubernur Kalimantan Selatan.

Haris sekilas menceritakan latar belakang sejarah keberadaan Nahdatul Ulama di Kalimantan Selatan. Menurut penuturannya, NU dibawa ke Kalimantan Selatan oleh Seorang Syekh yang bernama Syekh Abdul Qodir Hasan yang merupakan murid kesayangan KH Hasyim Asy’ari pendiri dan pencetus Nahdatul Ulama.

“Setelah mengikuti muktamar pertama pada 21 Oktober 1926 di Surabaya, maka Syekh Abdul Qadir Hasan diberi kepercayaan untuk mendirikan NU di luar Jawa. Dan dari kota Martapura diawalinya mendirikan dan melantik cabang-cabang NU di Kalimantan Selatan,” terang Haris.

Menurutnya hal ini sangat penting, mengapa demikian? Karena salah satu dzuriat pendiri Nahdlatul Ulama di Kalimantan Selatan tersebut ternyata adalah Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Sontak semua yang berhadir dalam ruangan tersebut bertepuk tangan karena kaget mendengar ucapan Ketua PWNU Kalsel yang mengatakan Gubernur Kalimantan Selatan ternyata adalah keturunan Syekh Abdul Qodir Hasan pendiri NU di bumi Lambung Mangkurat.

“Jadi kalau bicara tentang NU dengan Gubernur kita, itu sudah tidak asing lagi karena darah beliau betul-betul tulen Nahdatul Ulama”

Dengan tegas Haris mengatakan tidak ada alasan bagi masyarakat NU di Kalimantan Selatan untuk tidak mendukung apapun kebijakan-kebijakan Paman Birin yang berkaitan dengan pembangunan untuk kemajuan umat.(al/sir)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: