oleh

Terapkan Denda Adat, Desa Haratai Masih Menutup Pintu Masuk Wisata

Masyarakat beserta tokoh adat sepakat menutup pintu masuk wisata kawasan Desa Haratai, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dengan menerapkan denda adat, Minggu (23/8/2020).

HSS, koranbanjar.net – Hasil pertemuan atau rapat koordinasi bersama masyarakat, tokoh adat, dan instansi terkait yang dilakukan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) HSS pada Kamis 20 Agustus kemarin, wisata di Desa Haratai masih belum dapat dikunjungi.

“Penetapan status kawasan dan penutupan kemarin berdasarkan musyawarah desa, sehingga Kepala desa akan berkoordinasi dan berkonsolidasi lagi di level desa terkait kebijakan tersebut,” ucap Kepala Bidang Pariwisata, Disporapar HSS, Moh Zakir Maulidi.

Berdasarkan musyawarah seluruh masyarakat, Desa Haratai telah memberlakukan sanksi dan denda adat untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 di wilayahnya.

“Ketika orang luar (bukan dari Desa Haratai) berkunjung ke Desa Haratai, itu akan dikenakan denda adat,” jelas Moh Zakir.

Dengan demikian, pihaknya mengimbau kepada calon wisatawan yang berkunjung ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Loksado untuk sementara tidak masuk Desa Haratai.

“Kami informasikan, agar menahan diri untuk berkunjung ke Desa Haratai karena sementara masih ditutup. Semoga ini bisa ditaati wisatawan yang ingin berkunjung ke Loksado,” tandasnya.

Diketahui, Desa Haratai sepakat menutup seluruh pintu masuk sampai dengan bulan Desember 2020. Namun demikian, kepala desa bersama tokoh adat dan masyarakat Desa Haratai akan membahasnya kembali dalam musyawarah desa. (MJ-30/maf)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: