oleh

Tembus WBBM, Kejati Kalsel Gebrak Berbagai Inovasi

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Dalam rangka menembus predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan menciptakan berbagai inovasi.

Kepala Kejati Kalsel, Arie Arifin dalam sambutannya di acara Deklarasi Pencanangan Kejati Kalsel dalam mempertahankan WBK menuju predikat WBBM yang digelar hari ini, Selasa ( 28/1/2020) mengemukakan, Kejati Kalsel akan melakukan berbagai inovasi untuk dapat meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

Inovasi-inovasi itu di antaranya, integritasi jadwal sidang Kejati Kalsel dan Pengadilan Tinggi Banjarmasin, bekerjasama dalam hal kegiatan sidang di seluruh wilayah Kalimantan Selatan, baik sidang pidana umum (Pidum) maupun sidang tindak pidana korupsi (tipikor).

Selain itu, lanjut Arie, mengoptimalkan sistem Aplikasi Case Managemen System(CMS), SOP Pidum, yang bertujuan untuk memudahkan untuk mencari dan mengakses dokumen penanganan perkara, dimana staf dan jaksa dapat bekerja dengan cepat.

Kejaksaan Negeri dapat memonitor perkara pidum secara real time, pula Kepala Kejaksaan Tinggi dapat memonitor perkara pidum baik yang diproses di Kejati maupun di Kejari seluruh Kalsel, kemudian selanjutnya masyarakat dapat mengakses informasi dengan mudah secara real time.

“Dari 6 area yang disebutkan, 5 area wilayah WBK, satu area wilayah WBBM, apabila 5 area WBK dapat dilaksanakan dengan baik dan optimal maka WBBM yang dicanangkan dapat tercapai,” ucapnya.

Dari pantauan koranbanjar.net, di Aula Anjung Papadaan Kejati, pencanangan WBBM dilakukan secara komitmen oleh seluruh pegawai Kejati yang berhadir. Mulai dari unsur pimpinan, Kajati, Wakajati, para Asisten, Koordinator, Jaksa, dan seluruh staf.

Selain itu, komitmen bersama untuk meraih predikat WBBM ditandai dengan membubuhkan tanda tangan pada sebuah papan besar bagi seluruh pegawai berseragam coklat ini.(yon)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: