oleh

Tangani Corona, HSS Tingkatkan Status Menjadi Tanggap Darurat

Status siaga darurat virus corona di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)‎, ditingkatkan menjadi tanggap darurat.

KANDANGAN, koranbanjar.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS, melalui Satuan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Penularan Covid-19, telah menggelar rapat terkait rencana meningkatkan status tersebut, Kamis (26/3/2020) pagi.

Ketua Harian Gugus Tugas Pemkab HSS, Roni Rusnadi mengatan, status tanggap darurat ini ditetapkan dari 26 Maret, sampai 8 April 2020.

“Status tanggap darurat di HSS, kita berlalukan dalam 14 hari ke depan,” ucapnya, saat dikonfirmasi Kamis (26/3/2020) sore.

Roni menjelaskan, status siaga dinaikkan menjadi tanggap, sebab melihat perkembangan situasi lapangan.

Dijelaskannya, data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasein dalam pengawasan (PDP), grafiknya turun naik.

“Ada yang sudah keluar dari status ODP, kemudian ada lagi yang masuk lagi,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana, Kesatuan Bangsa dan Politik (Badan PB Kesbangpol) HSS itu, di ruang kerjanya.

Dia membeberkan, saat ini data ODP bertambah karena banyak mahasiswa yang kuliah di luar daerah diliburkan, kemudian pulang ke Kabupaten HSS.

Sehingga lanjutnya, mereka yang pulang kampung itu tercatat menjadi ODP.

“Dengan perkembangan itulah, Pemkab HSS melalui gugus tugas meningkatkan status siaga darurat menjadi tanggap darurat,” terangnya.

Masa status tanggap darurat itu, bisa saja bertambah tergantung situasi selanjutnya.

“Sesuai peraturan kebencanaan, status tanggap darurat bisa diperpanjang lagi, jika dalam 14 hari itu masih dianggap perlu. Tergantung situasi, dan bisa tiga bulan dan seterusnya,” jelasnya.

‎Roni berharap, selama 14 hari ke depan wabah virus corona segera berakhir. Sehingga status tanggap darurat bisa dicabut. (yat)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: