oleh

Susu Harimau Ditemukan Di Pedalaman Sengayam

PAMUKAN BARAT,koranbanjar.net – Jamur berharga yang bernama jamur Susu Harimau, ditemukan di pedalaman Sengayam Kecamatan Pamuka Barat Kabupaten Kotabaru.

Jamur White Truffle atau Tiger Milik Mushroom alias jamur Susu Harimau ini ditemukan oleh Peneliti Puslitbanghut Bogor Dr Maman, baru-baru tadi.

Maman menerangkan, jamur ini dikenal tuumbuhan jamur langka. Sehingga, menyebabkan jamur itu membuat harganya mahal.

“Kelangkaan itu karena jarang ditemukan di alam, juga sulitnya membudidayakan,” ungkap dia.

Dipaparkan Doktor Maman, tidak banyak yang mengetahui betapa berharganya jamur Susu Harimau.

Di Daratan Eropa malah harganya mencapai jutaan rupiah per kilogram.

Sedangkan di Indonesia, berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp 300 ribu per kilogram.

“Tergantung besar kecilnya ukuran jamur Susu Harimau,” kata Maman, Senin (3/2/2020) saat menyerahkan sampel jamur ke kantor Litbang di Banjarbaru.

Bersamaan itu pula Kepala Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Sampanahan Hulu Nugraha yang mendampingi Maman menambahkan, kalau di Eropa maka jamur white truffle ini menjadi bahan toping sajian di restoran berkelas.

“Jadi boleh dibilang jamur ini salah satu makanan mahal,” imbuh Nugraha.

Bagaimana bila di Asia? Masyarakat Asia pada umumnya, menjadikan jamur sebagai bahan obat  berbagai khasiat.

Khasiatnya, bisa meringankan batuk, radang sendi, kanker dan beberapa penyakit lainnya.

“Di Erofa jadi makanan berkelas alias makanan mahal, di Asia dimanfaatkan sebagai obat berkhasiat,” katanya.

Tempat tumbuh jamur Susu Harimau, ranting atau kayu lapuk.

Tertanam di dalam tanah, dengan cahaya matahari minim di hutan makin disenangi oleh tumbuhan itu.

“Namun, hal berpengaruh, yaitu hujan disertai petir menjadi pertanda awal tumbuhnya jamur Susu Harimau,” sebut dia.

Jamur yang bernama latin Lignosus rhinoceros, di beberapa daerah dikenal sebagai jamur kemiri.

“Hal ini karena tumbuhnya sering ditemukan di kebun kemiri. Malah, ada pula menyebut jamur payung hantu,” cetus Nugraha. (dya)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: