Sultan Khairul Saleh Dipercaya Pimpin Majelis Agung Raja dan Sultan se Indonesia

oleh -816 views

JAKARTA, KORANBANJAR.NET – Masyarakat Kalimantan Selatan sudah sepatutnya bangga. Setelah dipercaya sebagai Ketua Umum Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN), kini Sultan Banjar Khairul Saleh kembali diberikan kepercayaan memimpin atau menakhodai Majelis atau Dewan Agung Raja / Sultan Indonesia (MARS-Indonesia).

Melalui musyawarah rapat umum Dewan Agung di Jakarta pada Sabtu, 24 Februaru 2019, Yang Mulia Sultan Banjar Khairul Saleh resmi terpilih sebagai Sekretaris Agung MARS-Indonesia menggantikan Hary Ikhlas.

Juru Bicara Dewan Agung Mars Indonesia, Raden Ali Sodik, M.Pd yang merupakan Kasepuhan Sentono Dalem Perdikan Majan menyatakan, selain memilih Sekretaris Agung MARS Indonesia, rapat juga mengisi kekosongan anggota Dewan Agung yang meninggal dunia dan mereposisi representatif Kesunanan Surakarta Hadiningrat dari Panembahan Tejo Wulan kepada PB XIIi Hangabehi.

Dewan Agung dari MARS- Indonesia terdiri dari 30 orang Raja / Sultan di Indonesia merupakan refresntatif dari Raja-raja wilayah Kepuluan Indonesia.

Khairul Saleh sendiri adalah Dewan Agung mewakili Kerajaan/Raja di Pulau Kalimantan. MARS-Indonesia didirikan pada Musyawarah Agung di Solo (di Hotel Lord In pada 21-24 April 2017, sekaligus Deklarasi Wadah Tunggal Raja Sultan, Datu Penglingsir. Dan pemangku adat kerajaan Dengan Nama Majelis Agung Raja Sultan Indonesia( MARS Indonesia).

Rapat Dewan Agung
Rapat Dewan Agung

Dewan Agung Mars Indonesia diresmikan oleh Kemendagri pada 21 Agustus 2017 di gedung Kementerian dalam Negeri dihadiri 259 Raja / Sultan Datu, Penglingsir dan Pemangku Adat se 34 Provinsi di Indonesia.

“Disepakati bahwa bentuk dari organisasi MARSI ini tidak memiliki ketua, tetapi untuk menjalankan roda organisasi dewan agung sebagai kekuasaan tertinggi menunjuk Sekretaris Agung dan perangkat kesekretariatanya menjalankan roda organisasi sehari-hari,” ungkapnya.

Untuk memperoleh legalitas menurut nomenklatur dipemerintahan, saat pendirian, maka diputuskan MARS Indonesia membentuk lembaga perkumpulan MARSI diketua oleh Panembahan Tejowulan dan sekretaris Hari Iklas.

Rapat Umum Dewan Agung juga memutuskan menetapkan Sekretariat Sementara di Jalan Tabet Barat Dalam 11 No 40 Tabet Jakarta Selatan.

Melaksanakan Rapat Kerja Nasional MARS-Indonesia setelah Pilpres 2019. Untuk menyusun program kerja lima tahunan, mengamanatkan pula untuk mendata kerajaan-kerajaan di 34 Provinsi di Indonesia.

Sementara itu secara terpisah, Sultan Banjar Khairul Saleh yang sekarang tercatat sebagai Caleg DPR RI Nomor Urut 1 Dapil Kalsel I dari PAN ini mengaku sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan anggota Dewan Agung MARS Indonesia mengisi posisi tertinggi di organisasi tersebut.

“Sekarang posisi Ketua Agung sudah tidak ada dalam Dewan Agung MARS Indonesia, tetapi diganti dengan Sekretaris Agung. Saya sangat berterima kasih karena dipercaya sebagai Sekretaris Agung MARS Indonesia. Insya Allah saya akan menjalankan amanah sebaik-baiknya,” ungkap dia.

MARS Indonesia merupakan organisasi induk dari seluruh asosiasi atau lembaga kerajaan atau kesultanan di Indonesia. Termasuk Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) yang dia pimpin.(sir)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan