Suami Digaet Cewek Jablay, Harta pun ‘Diplorotin’

oleh -315 views

BANJARBARU – Belakangan ini istilah “Pelakor” sedang marak dibicarakan netizen, terutama para netizen perempuan. Istilah ini mulai ramai dibicarakan saat skandal salah satu artis papan atas mencuat di media massa.

Apa sih pelakor itu ? Kepanjangannya adalah Perebut Laki Orang. Entah siapa yang memulai julukan ini, tiba-tiba saja ramai disebut orang di sosial media dan menjadi tranding topic serta viral. Julukan ini diberikan untuk wanita yang “pekerjaannya” suka mengganggu atau bahkan merebut suami orang.

Rumah di jual di Martapura

Jasa Interior di Kalimantan Selatan

Merebut disini bukan hanya sekadar mengganggu atau menggoda, tetapi juga menikahi suami orang tersebut tanpa persetujuan istri yang bersangkutan.

Saya menemui seorang korban pelakor di sudut Kota Banjarbaru, sebut saja namanya Mawar (39)  — bukan nama sebenarnya, red– Dia bersedia berbagi kisahnya tentang bagaimana kondisi rumah tangganya sekarang akibat ulah si pelakor ini.

Dia mengaku telah lama mengetahui bahwa sang suami mempunyai wanita idaman lain dan menyembunyikannya di suatu tempat. Si pelakor ini sebut saja Anggrek — bukan nama sebenarnya, red– . Bahkan dia pernah melabrak si pelakor ke rumahnya, akan tetapi hanya ibu dari si pelakor yang ia temui.

“Awal ketahuannya tu kemarin saya dikabarin sama kakak ipar, dia (si pelakor) tinggal satu komplek dengan kakak ipar saya, dia dibelikan rumah di situ oleh suami saya. Mau saya labrak kesitu belum sempat aja, eh saya dengar kabar lagi bahwa dia sudah pindah. Mungkin dia merasa nggak enak karena harus tinggal berdekatan dengan kakak ipar saya, terlebih keberadaannya sudah saya ketahui,” jelasnya.

Menurut Mawar, si pelakor hanya mengincar harta sang suami. Mengingat kalau melihat usia mereka berdua terpaut sangat jauh, si pelakor masih berusia sekitar 18 tahun, sedangkan suami Mawar berusia 50 tahun.

“Banyak yang sudah dia dapat dari suami saya, rumah, motor belum lagi uang tunainya dan sebagainya. Kira-kira sih dia itu punya ilmu pelet. Suami saya itu pendiem orangnya mba, jadi kayaknya nggak mungkin mau ngedeketin duluan. Jadi besar kemungkinan emang si pelakor itu yang kegatelan ngedeketin suami saya dan morotin (memeras secara halus) hartanya. Mana dulu dia itu jadi cewek yang jaga warung jablay gitu,” ucapnya.

Dia bilang suaminya sudah sering mempuyai wanita idaman lain, tapi baru Anggrek yang dinikahi secara diam-diam oleh sang suami. Seorang wanita lain yang merupakan tetangganya Anggrek yang dulu janjinya akan dinikahi suaminya lah yang telah melaporkan kepada Mawar. Wanita itu sengaja datang ke rumah Mawar sembari meminta maaf karena pernah mengeret harta suaminya.

Ditanya tentang sikap suaminya setelah menikah dengan si pelakor, Mawar mengaku sikap suaminya biasa saja, seperti tidak terjadi apa-apa. Sang suami pun setiap harinya pulang ke rumah setiap selesai bekerja.

“Sikap dia tu biasa aja, kayak nggak ada apa-apa tuh. Kayak nggak ada masalah dan nggak merasa berdosa. Suami saya tuh kayak menyembunyikan banget. Kalau saya tanya tentang si pelakor tuh malah nggak terlalu direspon dan dia mengalihkan pembicaraan. Nafkah lahir dan batin Alhamdulillah masih diberi terus, tapi saya tetep nggak terima kalau dia punya wanita simpanan. Sampai sekarang saya belum tahu lagi dimana wanita itu disembunyikan oleh suami saya,” terangnya.

Mawar menuturkan, Anggrek memang memiliki tabiat seperti itu, saat melihat om-om berduit dia akan langsung mendekatinya, tapi dia akan serta merta mengabaikan laki-laki yang dilihatnya tak memilik banyak duit.

Meskipun terlihat tegar saat menceritakan biduk rumah tangga yang sedang diterpa badai perselingkuhan, Mawar mengaku dalam lubuk hatinya merasakan sakit yang amat sangat. Dia berusaha untuk menggugat cerai suaminya, jika suaminya masih terus seperti ini. Tetapi sang suami bersikukuh tak ingin cerai, sehingga lagi-lagi Mawar harus sabar dan tabah.

Pernikahannya dikaruniai 4 anak perempuan. Anak-anak itulah yang membuatnya lebih kuat dan bisa bertahan sampai sekarang. Ibarat kata sang anak lah yang menjadi penghibur dan sedikit mengobati luka hatinya.

“Saya bilang sama suami saya, kalau masih kayak gini saya nggak mau lagi berumah tangga sama dia. Lebih baik diselesaikan (cerai) saja. Tapi suami saya tetep nggak mau. Dia juga nggak mau bilang alasannya apa. Dia itu orangnya nggak terlalu banyak omong mba, sering diem dan ngomong seperlunya aja. Tapi kalau dia marah bisa main tangan. Saya banyak ngalahnya aja, karena kalau saya lawan mungkin hancur semua perabotan rumah,” ujarnya sambil sedikit meulas senyum.

Mawar berpesan semoga si pelakor cepat sadar dan biarlah Tuhan saja yang membalas.

“Mudahan jangan terjadi lagi hal seperti ini. Saya serahkan semuanya kepada Allah. Semoga ada hikmah dari kejadian ini. Dan teruntuk di pelakor bernama Anggrek kalau nanti kena karmanya kamu baru tau rasa. Suatu saat kalau sampai dia tertangkap basah oleh saya, saya akan menyerahkan ke pihak berwajib. Perlu dikasih pelajaran biar dia jera dan dia sadar nggak selamanya dia bisa terus-terusan morotin harta suami orang,” ujarnya lirih.(ana)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan