oleh

Status Siaga Karhutla Kalsel Dimulai, BPBD Siapkan 5 Posko

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Menghadapi musim kemarau tahun ini, BPBD Kalsel menyiapkan 5 posko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang didirikan di dekat Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, Alalak Kabupaten Batola, Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, Guntung Damar Kota Banjarbaru, dan di Kantor BPBD Kalsel sendiri.

Kepala BPBD Kalsel, Wahyudin, mengatakan 5 daerah yang disiapkan posko karhutla tersebut merupakan kawasan paling rawan karhutla.

Dia menjelaskan, hal tersebut merupakan langkah siaga karhutla tahun ini yang telah dimulai sejak 1 Juli kemarin. “Status siaga karhutla sendiri awalnya dijadwalkan mulai 1 Juni hingga akhir Oktober 2019, namun karena kemarin banyak banjir di sejumlah wilayah di Kalsel, satgas karhutla jadinya ditugaskan mulai dari 1 Juli,” kata Wahyudin kepada wartawan, usai apel gabungan Pemprov Kalsel di kantor Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Senin (1/7/2019) pagi.

Penetapan status siaga karhutla, terang Wahyudni, berdasarkan prediksi dari BMKG yang menyebutkan musim saat ini sudah memasuki kemarau. Diperkirakan, kemarau tahun ini memiliki suhu lebih panas. Kondisi musim tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan karhutla yang lebih meningkat dari tahun sebelumnya.

“Pada 2017 lalu hutan dan lahan di Kalsel yang terbakar tercatat ada sekitar 1.500 hektar. Kemudian jumlahnya meningkat pada 2018 hingga mencapai sekitar 3 ribu hektar lahan yang terbakar,” tuturnya.

Berdasarkan catatan tersebut, karhutla paling banyak terjadi di wilayah Kota Banjarbaru. Sedangkan lahan yang paling luas terbakar terjadi di wilayah Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin dan Kabupaten Tanah Laut.

Posko siaga karhutla yang disiapkan, tambah Wahyudin, diisi anggota TNI, Polri, Manggal Agni, Damkar, Satpol PP dan Satgas BPBD. (ykw/dny)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: