oleh

SOAL PEOPLE POWER, INILAH PERNYATAAN IMAM FPI KALSEL

BANJARMASIN,KORANBANJAR.NET – Terkait dengan gerakan kedaulatan rakyat atau people power yang rencananya berlangsung pada 22 Mei 2019 di Jakarta, Imam FPI Kalsel, Habib Zakaria Bahasyim membantah telah mengeluarkan pernyataan melarang dan menolak aksi pengerahan massa yang dianggap makar beberapa tokoh politik di Indonesia kepada 2 media online di Banjarmasin.
Habib Zakaria Bahasyim langsung menyodorkan klarifikasi melalui video yang diunggah lewat pesan singkat yang dikirim di WhatsApp, Senin(20/05) pukul 01.40 wita dinihari.
Dalam video yang berdurasi 1 menit 40 detik tersebut, Habib Zakaria yang merupakan Imam Daerah Front Pembela Islam Kalimantan Selatan membantah terhadap pemberitaan tersebut.
“Assalamuallaikum warahmatullahi wa barrakatuh pada kaum muslimin di manapun berada, khususnya di Kalimantan Selatan Banjarmasin. Saya hanya mengklarifikasi terhadap berita yang beredar, semua itu tidak benar karena hanya satu sisi bukan dari saya atau hasil wawancara kepada saya. Enggak tahu mengapa, entah darimana mereka mengambil, yang jelas itu hanyalah narasi mereka bikin sendiri,”papar Habib dalam video tersebut.

Adapun mengenai pertemuannya dengan Kapolda Kalimantan Selatan,Irjen Polisi Yazid Fanani,Habib Zakaria membenarkan.
“Tetapi bukan di rumah Habib Abdurrahman atau di rumah saya. Pertemuan itu berlangsung di kediaman Pak Syukrowardi,”bantah Zakaria.
Anggota DPD RI yang diusung dari Independen ini menyebut berita yang di muat di kedua media online tersebut tidak benar.
Zakaria mengaku pertemuan itu hanya ngobrol biasa, tidak ada membicarakan People Power secara khusus.
“Ana malam itu aja tidak ketemu sama mereka (wartawan dua media), ana hanya menyampaikan kalau Kalsel tidak melakukan gerakan sampai tanggal 22 nanti, itu saja selebihnya tidak ada bicara apa-apa,”jelasnya.
“Saya tidak mau ambil pusing, saya hanya ingin klarifikasi,” tukasnya kepada koranbanjar.net
Satu hari yang lalu beredar link berita di beberapa media online yang memuat tentang pernyataan Imam Daerah FPI Kalsel Habib Zakaria Bahasyim yang menolak adanya People Power atau aksi kedaulatan rakyat yang rencananya berlangsung di Jakarta.
“Jangan sampai hal semacam itu mengganggu situasi kamtibmas negeri ini,” ucapnya di media tersebut.

Dalam redaksi itu Habib Zakkaria dikatakan telah memastikan FPI Kalsel tidak akan mengerahkan massa untuk ikut dalam aksi people power atau gerakan kedaulatan rakyat di Jakarta pada 22 Mei nanti.(al/sir)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: