oleh

Serangan Siber Mengancam, Pemprov Kalsel Luncurkan KALSELPROV CSIRT

Serangan siber terus mengancam, bahkan mencapai ratusan kasus yang ditemukan. Maka dari itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) meluncurkan sistem keamanan siber bernama KALSELPROV CSIRT (Computer Security Incident Response Team), di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru.

BANJARBARU, koranbanjar.net – Sistem keamanan digital ini, diharapkan mampu menanggulangi kejahatan di Kalsel.

Plt Gubernur Kalsel Rudy Resnawan berharap, sistem tersebut dapat mengoptimalkan penerapan e-goverment di lingkungan Pemprov Kalsel.

“Terima kasih, kepada Badan Siber dan Sandi Negara. Atas dipilihnya Kalsel, menjadi provinsi ke-10 pembentukan CSIRT,” ujar Rudy Resnawan.

Ia menyampaikan, dari tahun 2016 hingga 2020 terdapat 108 serangan siber di Kalsel.

“Tingkat kerawanan tak dipandang dari jumlah serangan. Satu serangan siber, dapat berakibat fatal  dan melumpuhkan sistem. Jika tidak direspon secara cepat dan tepat,” ungkapnya. (ykw)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: