Nasib tragis dialami Fa yang mesti kehilangan istri tercinta. Ir diduga tewas gantung diri di sebuah gudang samping rumah di Desa Bincau Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, Minggu (2/8/2020) sore.
MARTAPURA,koranbanjar.net – Fa tampak masih terisak-isak menangis dengan tubuh memeluk istrinya, Ir yang diduga tewas gantung diri bersama seutas tali rafia di samping rumah didiami mereka di kawasan Komplek Bincau Indah II (Genteng Merah) RT 07 Desa Bincau Kecamatan Martapura, Minggu (2/8/2020) sore sekitar pukul 15.30 Wita.
Sontak warga setempat dibuat heboh dengan kejadian tak diduga ini, lantas berdatangan ke tempat kejadian. Begitu pula para relawan dan petugas Polres Banjar maupun Polsek Martapura.
Ketika koranbanjar.net datang dan berada di tempat kejadian, tubuh Ir sudah berada di bawah atau tidak dalam keadaan tergantung. Tubuh Ir ditutupi kain dan suaminya, Fa menelungkupi dalam suasana isak tangis sesenggukan.
Tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Polres Banjar yang datang segera melakukan evakuasi ke RSUD Ratu Zalecha, setelah sebelumnya olah tempat kejadian perkara dan identifikasi korban dulu.
Belum diketahui motif kejadian sehingga korban diduga mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Namun, cerita yang berkembang dari tetangga korban, bahwa hubungan rumah tangga pasangan suami istri (pasutri) ini dalam keadaan kurang harmonis.
Fa dan Ir tinggal serumah bersama dengan orang tua Ir, Ra dan HK. Fa yang berusia sekitar 25 tahun dan Ir usia 26 tahun ini, dikarunia tiga anak yang masih kecil. Keseharian Fa sebagai sekuriti dan juga ojek. “Malam jadi sekuriti di sebuah room kendaraan bermotor,” ucap Ipul, warga setempat. (dya)