oleh

Rosehan Memotong pidato Ketua DPRD, Ingatkan 3 Poin

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Ketika Ketua Sementara DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK menyampaikan pidatonya di menit terakhir, tiba-tiba Rosehan Noor Bahri salah satu Dewan dari kader PDIP memotongnya.

Hal itu membuat peserta masa sidang pertama yang berjumlah kurang lebih 50 Wakil Rakyat itu tercengang mengarahkan pandangannya ke arah mantan wakil gubernur tersebut.

Dari pantauan koranbanjar.net saat berada di ruang rapat gedung DPRD Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin(12/09/2019), Rosehan meminta Surat Keputusan (SK) Pimpinan Definitif harus dikawal.

“Agar jangan berjalan lamban, dan harus cepat diselesaikan,” ujarnya dalam interupsinya itu.

Selain itu Ketua Umum RAPI Kalsel ini mengingatkan agar jangan sampai terutang Rancangan Peraturan Daerah(Raperda) saat tidak lagi menjabat di Rumah Banjar.

“Kemarin aja masa jabatan 2014-2019 kita sudah selesaikan 10 Raperda, tinggal 7 sampai sekarang belum selesai,” tambahnya.

Terakhir, ia menyampaikan paket kiriman dari para beberapa organisasi mahasiswa islam Kalimantan Selatan untuk Wakil Rakyat masa jabatan 2019/2024.

Ada tolak angin, filosofinya agar saat menindaklanjuti aspirasi rakyat jangan masuk angin

Kemudian ada korek kuping, agar Wakil Rakyat senantiasa mendengarkan keluhan rakyatnya.

“Kita juga dititipi kembang, maknanya DPRD selalu meninggalkan kesan yang harum untuk rakyatnya,” kata Rosehan.

Menanggapi poin yang disampaikan oleh Rosehan dalam penyelaanya, Ketua sementara DPRD Kalsel Supian HK mengatakan “keberhasilan Pemerintah Kalimantan Selatan tidak lepas dari keberhasilan DPRDnya, dan kegagalan Pemerintah Kalsel tidak terlepas dari kegagalan DPRDnya,” jawabnya.

Selanjutnya sebelum rapat ditutup, Rosehan membagikan korek kuping kapas itu ke 55 anggota Dewan yang berhadir, dimulai dari Pimpinan Sidang hingga kepada anggota.(yon)

Komentar

Jangan Lewatkan