,

Ribuan Warga Liang Anggang Sambut Aditya-Iwansyah Dengan Antusias

oleh -135 views
Aditya-Iwansyah (tengah) berfoto dengan KH.Bahran Djamil.
Aditya-Iwansyah (tengah) berfoto dengan KH.Bahran Djamil.

LANDASAN ULIN, koanbanjar.net – Agenda Tablig Akbar yang digelar Bakal Calon Walikota-Wakil Walikota Banjarbaru tahun 2020, Aditya – Iwansyah mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari masyarakat Liang Anggang, Kota Banjarbaru. Terlebih dalam tablig akbar tersebut, Aditya – Iwansyah menghadirkan penceramah kondang asal Barabai, KH Bahran Djamil, Rabu (18/09/2019) malam.

Pantauan koranbanjar.net, penceramah KH Bahran Djamil terkenal denga isi ceramahnya yang kocak, namun mendidik. Ulama asal Barabai ini cukup menyedot perhatian masyarakat Liang Anggang untuk langsung mendengarkan siraman rohani. Di tengah undangan yang hadir, Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru, Aditya-Iwansyah sebagai penyelenggara juga cukup menjadi perhatian masyarakat setempat.

Terkait dengan acara tersebut, Aditya Mufti Ariffin, SH.MH menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada masyarakat yang sangat antusias berhadir. Bahkan masyarakat yang turut berhadir diperkirakan mencapai 1.500 orang.

Masyarakat antusias mendengarkan tausiyah.
Masyarakat antusias mendengarkan tausiyah.

“Alhamdulillah, tablig akbar yang barusan kita laksanakan di Liang Anggang tadi mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat. Untuk itu, kami sangat berterima kasih dengan masyarakat yang sudah berhadir dan ikut mendengarkan ceramah agama dari Tuan Guru Bahran Djamil,” ungkap Aditya kepada koranbanjar.net.

Di waktu dan tempat terpisah, Aditya Mufti Ariffin juga menyampaikan, tablig akbar merupakan bagian dakwah yang patut dilestarikan. Di dalam kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan tausiyah yang sangat bermanfaat, tetapi juga akan membangun silaturrahmi yang erat bagi pihaknya dengan masyarakat setempat.

“Tak kenal maka tak sayang. Dengan tablig akbar, kita kan bisa menjalin silaturrahmi, kemudian membudayakan majelis-majelis ilmu yang bermanfaat. Budaya seperti ini patut kita lestarikan ke semua wilayah, khususnya se Kota Banjarbaru. Agar masyarakat di setiap pelosok betul-betul merasakan kesejukan dan ketentraman dalam siraman rohani. Mudah-mudahan langkah kita melestarikan tablig akbar ini mendapatkan keberkahan dan ridho dari Allah subhanahu wa’taala,” pungkasnya.(ykw)

 

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan