oleh

Razia Gabungan di Kotabaru Banyak Temukan Ini

KOTABARU, koranbanjar.net – Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Kotabaru beserta Dinas Perhubungan Kotabaru melaksanakan operasi razia gabungan di Jalan Raya Nasional Serongga, Kotabaru, Selasa (29/10/19) siang.

Razia gabungan itu juga melibatkan Pomwal PM TNI AD-AL Kotabaru sesuai bidangnya masing-masing, di Terminal Serongga.

“Pengendara yang tidak memiliki kelengkapan langsung kami tindak berupa tilang,” ucap Kasat Lantas Polres Kotabaru, AKP Lendra Ambarsari.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kotabaru Adi Sutomo menjelaskan, selain pemeriksaan kelengkapan kendaraan, dalam razia tersebut pihaknya juga melakukan tindakan kepada aparat termasuk yang menggunakan atribut lembaga saat berkendara.

“Teknis lapangan diserahkan kepada masing-masing lembaga untuk saling koordinasi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan saat razia, dibeberkannya, buku KIR dan perizinan banyak dikeluarkan dari luar daerah. Sementata nomor polisi kendaraan dari wilayah Kotabaru.

“Artinya peluang besar pendapatan penerimaan PAD bidang perhubungan yang ratusan juta tidak kita terima,” katanya.

Dilanjutkannya, permasalahan tersebut disebabkan karena ada kerusakan pada alat PKB milik Dishub Kotabaru yang berada di terminal Stagen. Bahkan termasuk juga tidak tersedianya mobil operasi PKB yang bisa dibawa keluar Pulau Laut untuk biaya operasional.

“Selanjutnya kita akan mendidik SDM yang tersedia ke level selanjutnya agar menandatangani buku KIR untuk bus,” paparnya.

Pada razia gabungan tersebut, petugas banyak menemukan pelanggar yang tidak membawa kelengkapan STNK, SIM, kaca spion motor dan helem.

“Roda 4 ke atas ada sebanyak 21, terdiri 3 truk muatan sawit yang melanggar Perda Nomor 3 Tahun 2012, dan 18 lainnya tidak memiliki kelengkapan,” pungkasnya. (cah/dny)

Komentar

Jangan Lewatkan