Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Koran Banjar
Koran Banjar
Kalsel

PT Conch Menuai Kritik, Ketua Kadinda Kalsel; Jangan Gunakan Jalan Negara

Avatar
1172
×

PT Conch Menuai Kritik, Ketua Kadinda Kalsel; Jangan Gunakan Jalan Negara

Sebarkan artikel ini
Ketua Kadinda Kalsel, Edi Suryadi (tengah). (foto: leon)
Ketua Kadinda Kalsel, Edi Suryadi (tengah). (foto: leon)

Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kadinda Kalsel), Edi Suryadi mengkritisi upaya PT Conch South Kalimantan Cement yang akan menginventarisir kerusakan jalan di Kabupaten Tabalong dan Hulu Sungai Utara (HSU).

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Menurut Ketua Kadinda Provinsi Kalsel, Ir. H. Edi Suryadi, mestinya PT Conch bukan memperbaiki jalan negara, tetapi perusahaan besar berskala nasional itu tidak hanya mengeruk hasil bumi di daerah, tetapi menjalankan bisnis tidak menggunakan jalan umum atau jalan negara.

Advertisement
Koran Banjar
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Maka wajib baginya memiliki jalan sendiri, di mana jalan itu merupakan jalur yang akan dilewati PT Conch sendiri seperti perusahaan tambang lainnya,” ujarnya kepada media ini saat ditemui di acara silaturahmi antar asosiasi dan para senior anggota Kadinda Kalsel di Kantor Kadin Kalsel Jalan Hasan Basri, Kayu Tangi Banjarnasin, Jumat siang kenarin.

Edi menambahkan, seharusnya PT Conch tidak menggunakan fasilitas jalan daerah atau negara. Tetapi menggunakan jalan sendiri.

“Bukan menggunakan fasilitas negara atau daerah untuk keuntungan mereka sendiri, tetapi PT Conch harus memberikan fasilitas kepada daerah dan untuk masyarakat di daerah,” katanya.

Dirinya menyinggung Perda Nomor 10 tentang penggunaan fasilitas jalan umum. Aparat pemerintah wajib menggunakan Perda ini, sebab kata Edi Perda tersebut belum dicabut. Disinggung tentang peran PT Conch terhadap daerah. Edi yang juga menjabat Ketua Gapensi Kalsel ini, menyebut peran PT Conch masih kurang terhadap kepentingan masyarakat.

“Menurut informasi yang ada, perannya masih kurang terhadap kepentingan masyarakat,”  demikian sebut Edi Suryadi.

Dikabarkan sebelumnya, kerusakan jalan dan pengukuran volume jalan yang akan diaspal di jalur perbatasan Tabalong dan HSU sedang diinventarisir.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) II mengatakan, proyek ini akan segera dikerjakan.

Kegiatan tersebut melibatkan PT Conch South Kalimantan Cement, PT Konsultan PT Perentjana Djaja dan kontraktor dari PT Cahya Sambang Sejahtera  yang akan dipercaya untuk melakukan pekerjaan pengaspalan di ruas-ruas jalan yang rusak tersebut.(yon/sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Protes RUU Anggota Parlemen Menari Perang Prabowo Ajak Puasa 5 Tahun KPK Lelang Barang Koruptor Gus Miftah Meminta Maaf Gus Miftah Ejek Penjual Es Teh