oleh

Pimpinan Ponpes Darul Ilmi: Santri Kami Sehat Semua

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Kehebohan terjadi ketika muncul kabar bahwa 49 santriwati dari 2 pondok pesantren Banjarbaru terjangkit campak. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan kota Banjarbaru, Agus Widjaya, Rabu (05/09) lalu.

Hari Kamis (06/09), koranbanjar.net segera mencari tahu apakah di Pondok Pesantren Darul Ilmi terdapat santriwati yang terjangkit penyakit tersebut. Oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ilmi, KH. Himron Mahmud, disebutkan bahwa disana tidak terdapat santriwati yang terjangkit campak.

“Kami disini semuanya baik-baik saja, santriwan maupun santriwati sehat semua,” ucapnya sambil tersenyum.

Memang, lanjutnya, setiap ada yang sakit langsung kami bawa ke puskesmas, mungkin pas ada yang kena ‘kerumut’ (cacar) mereka langsung menduga bahwa itu kena campak.

Pihak Ponpes Darul Ilmi sendiri mempunyai tim medis yang siap memeriksa kondisi para santriwan maupun santriwati yang baru datang dari rumah mereka. Dan apabila ada yang terkena campak dan harus dikarantina, pihak ponpes akan menghubungi orangtua agar bisa dirawat langsung oleh orangtua masing-masing.

“Kalaupun ada yang kena campak, kan harus dikarantina, maka kami akan sampaikan ke orangtua mereka, agar segera dibawa ke rumah sakit untuk diberi pengobatan yang diperlukan,” tambahnya.

KH. Himron Mahmud juga menjelaskan bahwa para santriwan dan santriwati Ponpes Darul Ilmi belum divaksinasi.

“Beberapa waktu lalu dari Dinas Kesehatan datang kemari, sosialisasi agar bisa divaksin. Namun, kami belum memberi jawaban. Karena para santri kan ‘titipan’ orangtua masing-masing, jadi kami akan sampaikan dulu kepada orangtuanya, apakah diperbolehkan atau tidak,” tambahnya lagi.

“Kami tidak menolak vaksinasi, karena demi kesehatan mereka, namun alangkah lebih bijaksana kalau semua atas persetujuan orangtua. Kami hanya menjembatani saja,” tutupnya.(ren/ana)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: