Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Koran Banjar
Koran Banjar
DPRD Banjar

Penyampaian Pidato Perdana Bupati Banjar Periode 2025-2030 di Rapat Paripurna

Avatar
853
×

Penyampaian Pidato Perdana Bupati Banjar Periode 2025-2030 di Rapat Paripurna

Sebarkan artikel ini
Penyampaian Pidato Saidi Mansyur Sebagai Bupati Banjar masa jabatan 2025-2030, digelar di Ruang Paripurna lantai 2 Gedung DPRD Banjar, Martapura, Rabu (5/3/2025) malam. (Sumber Foto: Kominfo Kabupaten Banjar/koranbanjar.net)

Dipimpin Ketua H Agus Maulana didampingi unsur pimpinan lainnya, rapat paripurna DPRD Banjar dengan salah satu agenda Penyampaian Pidato Saidi Mansyur Sebagai Bupati Banjar masa jabatan 2025-2030, digelar di Ruang Paripurna lantai 2 Gedung DPRD Banjar, Martapura, Rabu (5/3/2025) malam.

BANJAR,koranbanjar.net – Bupati Banjar H Saidi Mansyur dalam pidatonya mengatakan, 74 tahun usia Kabupaten Banjar telah banyak kemajuan yang dicapai, namun berbagai tantangan harus dihadapi salah satunya pandemi Covid-19 pada 2021.

Advertisement
Koran Banjar
Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Pemerintahan kami pada periode sebelumnya, 2021 pandemi Covid-19 melanda dan berdampak pada sendi-sendi kehidupan,” tuturnya.

Pandemi Covid-19 membuat hampir 2 tahun Pemerintah Kabupaten Banjar mengalihkan prioritas pembangunan kepada aspek kesehatan.

Contoh pada sektor perekonomian, pelaku usaha yang harus menutup usahanya tidak otomatis bisa langsung membuka usahanya pasca pandemi. Selain disektor perdagangan juga perindustrian, pariwisata serta sektor-sektor lainnya.

“Namun tantangan tersebut tidak membuat kita menyerah dan putus asa tapi sebaliknya mendorong untuk semakin gigih mencari solusi dan berinovasi,” ucapnya.

Lebih jauh Saidi mengatakan, angka kemiskinan di Kabupaten Banjar terus mengalami penurunan sejak pandemi yakni 2,36 persen pada 2024. Persentasi angka kemiskinan tersebut berada pada urutan kelima secara nasional.

Tingkat kesenjangan berada pada titik terendah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, yang artinya pemerataan pendapatan dan pemerataan pembangunan semakin baik.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sejak 2021 pada angka 72,40 dan 2024 menjadi 74,41. Aspek tenaga kerja juga berhasil menurunkan angka pengangguran, dari 3,89 persen pada 2021 menjadi 2,71 pada 2024.

Aspek ekonomi -1,96 persen pada 2020 menjadi 4,76 persen pada 2024 tertinggi selama 5 tahun terakhir.

“Kami harapkan kolaborasi dan dukungan semua pihak hingga capaian dalam bentuk nilai ini bisa kita tingkatkan lagi,” ujarnya. (dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Protes RUU Anggota Parlemen Menari Perang Prabowo Ajak Puasa 5 Tahun KPK Lelang Barang Koruptor Gus Miftah Meminta Maaf Gus Miftah Ejek Penjual Es Teh