oleh

Paskibraka Lambat Naikkan Bendera, Upacara Sumpah Pemuda Tetap Berjalan Hikmat

BANJARBARU, koranbanjar.net – Peringatan hari Sumpah Pemuda nampaknya menjadi hal yang sudah biasa dilaksanakan setiap tahunnya. Namun, kali ini ada yang menarik dalam pelaksanaannya yakni pada saat nyanyian lagu Indonesia Raya Bendera sang saka merah putih yang dikibarkan oleh anggota Paskibraka di Halaman Kantor Setdaprov Kalsel Banjarbaru terlambat naik.

Pasalnya, yang seharusnya bendera tersebut sudah naik berada diatas ujung tiang dikarenakan lagu sudah habis namun sayangnya bendera masih berada setengah tiang.

Alhasil, bendera pun dinaikkan lebih cepat. Walaupun tanpa lagu Indonesia raya yang dilanjutkan. Terpantau, Gubernur Kalsel dengan raut wajah yang serius melihat kejadian tersebut.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, makna sumpah pemuda adalah mengembalikan pemuda masa kini sebagai pejuang bukan hanya penikmat.

“Fitrah pemuda itu pejuang, hari ini tantangannya berbeda dengan generasi yang dulu, kita harap pemuda terampil dan siap menghadapi zaman,”ujarnya kepada para wartawan saat ditemui usai kegiatan upacara peringatan sumpah pemuda ke-91 tahun 2019, Senin (8/10/2019) pagi.

Menurutnya, pemuda masa kini tidak boleh terjebak dalam buaian teknologi dan jangan terjebak dalam kejayaan masa lalu. Pemuda masa kini harus mampu bersaing.

“Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau bagi pemuda. Yang mana pada satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi, sehingga memungkinkan para pemuda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing. Namun pada sisi lain, perkembangan ini mempunyai dampak negatif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dari terorisme juga masuk dengan mudahnya,”bebernya.

Diungkapkannya, apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara sampai kapanpun tidak akan tercapai cita-cita bangsa.

Ia berharap, pemuda berani keluar untuk bersaing dan mendunia semoga kedepan akan banyak muncul para tokoh muda yang mendunia.

“Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara. Pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukan dunia,”ucapnya pria yang akrab disapa Paman Birin itu.

Sebagaimana diketahui, tahun 2019 ini peringatan sumpah pemuda dengan mengangkat tema Bersatu Kita Maju. Menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda.

Ketua DPD KNPI Kalsel Fazlur Rahman menambahkan, pemuda yang berkompetensi harus disiapkan mulai dari sekarang. Sebab, jika tidak dipersiapkan sejak dini maka tidak akan mampu bersaing.

“Dengan memberikan pendidikan yang layak dan memberikan pelatihan. Kegiatan seperti itu akan mampu memunculkan pemuda berdaya saing,”pungkasnya. (ykw)

Komentar

Jangan Lewatkan