Pasien Sakit Jiwa Nyaris Babak Belur Dihakimi Massa karena Berbuat Ini

oleh -75 views
DIAMANKAN - Ahmad Nor Faisal saat diamankan pihak kepolisian.
DIAMANKAN - Ahmad Nor Faisal saat diamankan pihak kepolisian.

BANJARBARU,koranbanjar.net – Pasien Panti Rehab Jiwa, Ahmad Nor Faisal (20), nyaris babak belur dihakimi massa Desa Tangkas, Kecamatan Martapura Barat, setelah membawa kabur sebuah mobil yang diparkir dalam kondisi hidup di Jalan Pondok Empat Loktabat Utara, Kamis (27/6/2019) kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun koranbanjar.net, kronologis kejadian berawal ketika Ahmad Nor Faisal kabur dari panti rehab, kemudian membawa mobil Avanza milik H Sutrisno.

Rumah di jual di Martapura

Jasa Interior di Kalimantan Selatan

Dia membawa kabur mobil mengarah ke Desa Dalam Pagar menuju Desa Kitano Kabupaten Banjar. Beberapa pengendara motor mengejarnya sambil meneriaki pencuri.

Tak pelak, Ahmad Nor Faisal semakin panik, kemudian mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi. Dia melaju ke arah Desa Tangkas. Polsek Martapura Barat yang menerima laporan dari Polres Banjarbaru langsung menghentikan mobil itu dengan diibantu warga, sehingga berhasil dihentikan.

Warga yang emosi karena ulahnya yang ugal-ugalan di jalan, langsung berkerumun dan bermaksud ingin menghakimi. Namun petugas kepolisian dengan sigap mengamankan pelaku, dan mehindari amukan masa.

Mengetahui lokasi kejadian di Banjarbaru, anggota Polsek Martapura Barat melakukan kooridinasi dan selanjutnya menyerahkan pelaku ke Polres Banjarbaru.

”Hasil koordinasi personil Polres Banjarbaru membuahkan hasil dari Polsek Martapura Barat bahwa pelaku berhasil diamankan guna menghindari amuk warga karena pelaku saat berada di jalan ugal ugalan dan hampir menabrak warga sekitar,” ucap Kanit SPKT Polres Banjarbaru AIPTU Iwan.

Diketahui, pelaku Ahmad Nor Faisal (20) merupakan warga Desa Angkinang Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pelaku tersebut kabur dari panti rehabnya dengan cara melompat dari lantai 2 dan merusak pagar.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, S.I.K., M.H melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kasus ini masij didalami, karena dalam pengobatan panti rehab kejiwaan,” katanya.(maf/sir)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *