oleh

Oktober 2019, Ekspor Naik 21,90 Persen Dan Impor Turun 10,95 Persen

BANJARBARU, koranbanjar.net – Ekspor Kalimantan Selatan (Kalsel) Oktober 2019 naik 21,90 persen, dan Impor turun 10,95 persen. Sedangkan, neraca perdagangan ekspor impor Kalsel Oktober 2019 surplus US591,23 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan (BPS Kalsel) Diah Utami mengatakan, nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel Oktober 2019 mencapai US$669,80 atau naik 21,90 persen dibanding ekspor September 2019 mencapai US$549,47 juta dan turun 12,86 persen.

“Jika dibanding dengan nilai ekspor Oktober 2018 mencapai US$768,69 juta. Adapun kelompok komoditas barang berdasarkan HS2 dijit yang paling banyak diekspor yakni kelompok bahan bakar mineral (HS27) sebesar US$570,62 juta. Negara tujuan ekspor terbesar adalah tiongkok dengan nilai US$255,09 juta,” ujarnya kepada awak media, Senin (2/12/2019), saat dijumpa pers di Kantor BPS Kalsel, Banjarbaru.

Diah menjelaskan, nilai impor Kalsel Oktober 2019 sebesar US$78,57 juta atau turun sebesar 10,95 persen dibanding impor September 2019 mencapai US$88,23 juta.

“Dibandingkan nilai impor Oktober 2018, nilai tersebut turun sebesar 67,55 persen yang pada saat itu nilainya mencapai US$242,15 juta,” katanya.

Menurutnya, Komoditas barang berdasarkan HS 2 dijit yang paling banyak diimpor yakni kelompok bahan bakar mineral (HS27) sebesar US$70,13 juta. Negara asal impor dengan nilai terbesar adalah Malaysia sebesar US$32,34 juta. (ykw/maf)

Komentar

Jangan Lewatkan