oleh

Obat Tradisonal Ilegal Masih Beredar di Kalsel, BPOM: Efek Sampingnya Mematikan

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Hingga kini, obat tradisonal dan suplemen ilegal masih beredar di banyak wilayah di Kalsel. Bahkan berdasarkan temuan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kalsel pada 2018 lalu, peredaran obat-obatan tradisional tak berizin paling banyak terdapat di Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Tengah.

Menurut Kepala Seksi Penyidikan BPOM Banjarmasin, Adi Hidayat, obat-obatan tradisonal ilegal yang mereka temukan dibuat dengan campuran bahan kimia berbahaya dan mematikan.

“Produk obat tradisionbal ilegal yang kami sita pada 2018 kebanyakannya dari suplemen. Bahan kimia yang terkandung di dalamnya tidak wajar dan berbahaya, efek sampinya bisa mematikan orang yang mengkonsumsinya,” jelasnya kepada koranbanjar.net, kemarin.

Hingga kini, tambah Adi, BPOM Banjarmasin terus melakukan penelusuran terhadap keberadaan dan peredaran obat-obatan ilegal.

“Itu setidaknya untuk upaya meminimalisir peredarannya. Kami imbau masyarakat berhenti mengkonsumsi obat tradisional maupun suplemen yang ilegal,” katanya. (mj-022/dny)

Komentar

Berita Terkini